Arsitektur.
bagian dari ensiklopedia.online
ARS-R8075910196551661
KompleksBantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, IndonesiaARS-R8075910196551661

Rumah Tradisional Milik Sri Hartinah

Rumah Sri Hartinah mempertemukan pendapa Joglo Lawakan dan dalem Joglo Lambang Teplok dengan bagian samping yang dibangun kembali setelah gempa.

Dasar informasi:[1]
Bandingkan
Jenis objek
Kompleks
Fungsi
rumah tinggal
Masa tercatat
Belum diringkas untuk keseluruhan objek
Kondisi dan status
Kondisi mutakhir belum dinilai
01

Identitas dan tapak

Rumah di Girirejo, Imogiri, Bantul, menghadap utara ke halaman yang dibatasi jalan kampung. Gandok menempati sisi timur dan barat, sedangkan pawon berada di belakang dalem.

Dasar informasi:[1]
Lingkup profil: Rumah dengan dua joglo serta gandok dan pawon yang mengalami pembangunan ulang
Nama utama
Rumah Tradisional Milik Sri Hartinah
Lokasi
Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, Indonesia · Bangunan di Indonesia
Nama lain dalam sumber
Joglo R. Hardjosoedarmo; 3402102006.3.2021.647
Dasar kondisi
Uraian mengacu pada dokumentasi sumber. Tidak dilakukan survei fisik mutakhir; perubahan sesudah pendataan belum dipastikan.
02

Ruang dan fungsi

Pendapa melayani penerimaan dan dalem menjadi ruang keluarga, dengan emper samping dipakai makan. Gandok yang dibangun ulang dicatat menjadi gudang dan garasi; pawon belakang disebut sebagai bangunan baru.

Dasar informasi:[1]

Membaca arsitektur

Empat saka guru pendapa dihubungkan sunduk dan kili melalui sambungan purus. Balok tumpang sari dan pengunci sudut memperlihatkan konstruksi kayu berlapis, disertai ukiran serta sungging pada sejumlah unsur. Plafon pamidhangan pendapa menggunakan papan kayu berukir, berbeda dari anyaman bambu pada bagian dalem. Keduanya memakai usuk ri gereh serta genting dan bubungan vlam. Lantai plester dalem ditinggikan dari bagian depannya. Pintu utara dalem menggunakan kaca pada daun pintu, sedangkan pintu sisi timur dan barat berupa kayu; jendela samping memiliki tiga daun. Di pendapa, emper utara ditopang tiang berukir, sementara penopang emper barat tidak diberi ukiran. Variasi tersebut membedakan bagian penerimaan dari ruang dalam rumah.

Dasar informasi:[1]
03

Pihak dan peran

Belum tersedia informasi bersumber untuk bagian ini.

Atribusi berlaku pada fase yang disebut. Pemesan, perancang, pelaksana, dan pembangun mempunyai peran berbeda.

04

Riwayat perubahan

setelah gempa 2006

Pembangunan ulang gandok setelah gempa

Tahun 2006 menandai gempa; tanggal pembangunan pengganti tidak disebut.

Keterangan tanggal: setelah
Dasar informasi:[1]
Tanggal observasi fisik tidak dipastikan

Bentuk dan ruang yang didokumentasikan sumber resmi

Narasi profil ditulis baru dari fakta registri. Riwayat konstruksi yang tidak tersedia tidak diisi dari tanggal akses, kode periode, atau tanggal penetapan.

Dasar informasi:[1]
05

Ukuran dan sistem

Sambungan purus mengikat penopang kayu joglo. Plafon pendapa memakai papan berukir dan dalem memakai anyaman bambu; gandok pengganti berbeda dari susunan sebelum gempa 2006.

Dasar informasi:[1]
Bahan dan sistem
Kayu · rangka joglo, ukiran dan bukaan
Dasar informasi:[1]
Bahan dan sistem
Kayu berukir · umpak pendapa
Dasar informasi:[1]
Bahan dan sistem
Anyaman bambu · plafon dalem
Dasar informasi:[1]
Bahan dan sistem
Genting vlam · atap joglo
Dasar informasi:[1]
Bahan dan sistem
Plester semen · lantai pendapa dan dalem
Dasar informasi:[1]

Belum tersedia ukuran bersumber yang dapat ditampilkan.

06

Dokumentasi dan sumber

Catatan pembacaan sumber
  • Uraian rinci dalem pada sumber mengulang dan berbeda hitungan balok; jumlah susun tidak dipastikan.
  • Catatan telaah sumber: Gempa 2006 merobohkan gandok menurut sumber. Bangunan penggantinya tidak mempertahankan pembagian awal; profil tidak menggambarkan gandok sebagai bagian lama yang utuh.
  • Profil editorial disusun dari fakta registri resmi dengan narasi baru. Prosa dan gambar pemerintah yang belum mempunyai izin redistribusi tidak disalin. Penelaahan ahli independen belum tercatat.

Dasar informasi

  1. Rumah Tradisional Milik Sri Hartinah ↗
    Dinas Kebudayaan Daerah Istimewa Yogyakarta · Jogjacagar · data resmi diakses pada 2026-10-15

Disusun oleh Arsitektur. Penelaahan ahli independen tidak diklaim.

Perubahan isi: 2026-10-17. Tanggal ini tidak menyatakan survei fisik, tanggal dokumen, atau penelaahan independen.

Baca dokumentasi