Arsitektur.
bagian dari ensiklopedia.online
ARS-B017
BangunanJakarta, DKI Jakarta, IndonesiaARS-B017

Stasiun Jakarta Kota

Stasiun Jakarta Kota adalah gedung terminus yang menggantikan stasiun lama Batavia Zuid. Sejarah KAI membedakannya dari Batavia Noord, bangunan lain dengan riwayat perusahaan berbeda. Rancangan yang diwujudkan berasal dari Frans Johan Louwrens Ghijsels melalui AIA, diselesaikan pada Juni 1927; stasiun baru dibuka pada 8 Oktober 1929.

Dasar informasi:[1]
Bandingkan
Jenis objek
Bangunan
Fungsi
stasiun-kereta-api
Masa tercatat
Rancangan akhir 1927; pembangunan terdokumentasi 1928–1929; dibuka 1929
Kondisi dan status
Gedung stasiun didokumentasikan pengelola
01

Identitas dan tapak

Pembangunan terkait penggabungan jaringan yang sebelumnya dikelola perusahaan berlainan. Stasiun Zuid ditutup pada 1923 dan bangunan lamanya kemudian dibongkar untuk penggantian. Dengan demikian, sejarah jalur serta stasiun pendahulu tidak membuat gedung 1929 otomatis berumur sejak awal operasi kereta api di kawasan tersebut.

Dasar informasi:[1]
Lingkup profil: Gedung utama stasiun terminus Jakarta Kota yang dibuka 1929 pada lokasi bekas Batavia Zuid. Tidak mencakup seluruh emplasemen, jalur, fasilitas tambahan, atau bangunan Batavia Noord.
Nama utama
Stasiun Jakarta Kota
Lokasi
Jakarta, DKI Jakarta, Indonesia · Bangunan di Indonesia
Nama lain dalam sumber
Beos; Batavia Benedenstad; Batavia Kota
Dasar kondisi
Artikel KAI 2026 menyediakan sejarah dan identitas bangunan; tanggal publikasinya tidak diperlakukan sebagai survei kondisi fisik.

Hubungan dengan karya lain

  • Stasiun Batavia Zuid — Gedung baru memakai lokasi pendahulu yang ditutup dan dibongkar; identitas fisik kedua bangunan dibedakan.
  • Stasiun Batavia Noord — Stasiun lain dengan sejarah perusahaan berbeda; tidak dihitung sebagai anggota gedung Jakarta Kota.
02

Ruang dan fungsi

Gedung dirancang untuk stasiun ujung dengan dua belas jalur. Aula pintu masuk di tengah menghubungkan loket, tangga, dan sayap fasilitas penumpang. KAI menjelaskan ruang tunggu, kantor, kafe, serta layanan pendukung dalam susunan awal; pembagian kelas penumpang merupakan pengaturan historis, bukan petunjuk layanan perjalanan saat ini.

Dasar informasi:[1]

Membaca arsitektur

KAI menggolongkan gedung sebagai Art Deco. Komposisinya rendah dan melebar, dengan bagian tengah beratap besi melengkung yang menegaskan pintu masuk. Rancangan menara jam C. W. Koch disebut sebagai usulan yang ditolak, sehingga nama itu tidak dipakai sebagai atribusi gedung yang akhirnya dibangun.

Dasar informasi:[1]
Gaya menurut sumber:

Art Deco · Klasifikasi sejarah yang diterbitkan pengelola KAI untuk bangunan yang dibuka 1929.

03

Pihak dan peran

Perancang dan pelaksana per fase
PihakPeran dan faseDasar atribusi
Frans Johan Louwrens Ghijsels / AIAarsitek rancangan yang diwujudkan
Rancangan akhir Juni 1927; pelaksanaan 1928–1929
Dipisahkan dari rancangan C. W. Koch yang ditolak.

Atribusi dan kronologi mengikuti sejarah KAI.

Dasar informasi:[1]
Hollandse Beton Maatschappijkontraktor
Pembangunan stasiun baru 1928–1929
Ejaan mengikuti sumber KAI.

Tidak otomatis meliputi semua bangunan pendahulu atau penambahan kemudian.

Dasar informasi:[1]

Atribusi berlaku pada fase yang disebut. Pemesan, perancang, pelaksana, dan pembangun mempunyai peran berbeda.

04

Riwayat perubahan

1923

Penutupan Batavia Zuid pendahulu

Penutupan pendahulu pada lokasi yang kemudian dipakai gedung baru.

Dasar informasi:[1]
Juni 1927

Rancangan akhir Ghijsels selesai

Rancangan baru dibedakan dari usulan Koch yang ditolak.

Dasar informasi:[1]
1928–1929

Pekerjaan terdokumentasi dalam foto kemajuan

Rentang bukti foto yang dibahas KAI, bukan tanggal pasti dimulainya seluruh pekerjaan.

Dasar informasi:[1]
8 Oktober 1929

Stasiun baru dibuka

Tanggal mengikuti artikel Heritage KAI yang dibaca, bukan variasi tanggal pada sumber lain.

Dasar informasi:[1]
05

Ukuran dan sistem

Atap besi pada bagian tengah merupakan sistem yang dijelaskan sumber, sedangkan spesifikasi fondasi dan seluruh rangka tidak dirinci. Pelaksanaan dihubungkan dengan Hollandse Beton Maatschappij. Foto kemajuan yang dibahas KAI mendokumentasikan pekerjaan 1928–1929; bahan dan ruang kemudian tetap perlu dibedakan dari keadaan pertama kali stasiun dibuka.

Dasar informasi:[1]
Bahan dan sistem
Atap besi melengkung · Bagian tengah gedung sesuai uraian KAI; bukan klaim material semua atap.
Dasar informasi:[1]

Belum tersedia ukuran bersumber yang dapat ditampilkan.

06

Dokumentasi dan sumber

Catatan pembacaan sumber
  • 8 Oktober 1929 mengikuti artikel primer KAI yang diakses; variasi 9 Oktober tidak digunakan.
  • Jumlah dua belas jalur adalah program rancangan historis, bukan data operasional terkini.
  • Status penetapan hukum tidak direkam tanpa pemeriksaan keputusan yang dirujuk artikel.

Dasar informasi

  1. Sekilas Sejarah Stasiun Jakarta Kota ↗
    PT Kereta Api Indonesia (Persero) / Heritage KAI · diakses pada 2026-10-15 · dokumen 2026-07-01

Disusun oleh Arsitektur. Penelaahan ahli independen tidak diklaim.

Perubahan isi: 2026-10-15. Tanggal ini tidak menyatakan survei fisik, tanggal dokumen, atau penelaahan independen.

Baca dokumentasi