Arsitektur.
bagian dari ensiklopedia.online
ARS-R8175927301109501
KompleksBantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, IndonesiaARS-R8175927301109501

Stasiun Palbapang

Palbapang memperlihatkan perubahan sebuah emplasemen kereta api menjadi ruang pelayanan transportasi jalan, dengan gedung stasiun sebagai unsur utamanya.

Dasar informasi:[1]
Bandingkan
Jenis objek
Kompleks
Fungsi
transportasi
Masa tercatat
Belum diringkas untuk keseluruhan objek
Kondisi dan status
Kondisi dan keutuhan mengikuti catatan sumber
01

Identitas dan tapak

Gugus ini terletak di Jalan Panembahan Senopati, Palbapang, Bantul. Jalur historis Yogyakarta–Brosot menghubungkannya dengan angkutan penumpang dan hasil pertanian; rumah dinas dan fasilitas operasi melengkapi lingkungan stasiun.

Dasar informasi:[1]
Lingkup profil: Keseluruhan gugus bangunan bernama ini
Nama utama
Stasiun Palbapang
Lokasi
Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, Indonesia · Bangunan di Indonesia
Nama lain dalam sumber
3402082001.3.2017.208
Dasar kondisi
Sumber membahas kehilangan atau perubahan pada sebagian objek. Lingkup dan bagian tersisa dijelaskan dalam narasi; tidak dinyatakan sebagai bangunan utuh atau hasil survei mutakhir.
02

Ruang dan fungsi

Gedung utama memisahkan kegiatan menunggu, penjualan tiket, administrasi, kepala stasiun, dan penyimpanan. Emplasemen kemudian digunakan sebagai terminal bus; pemakaian ini mengubah hubungan lantai stasiun, bekas peron, jalan, dan trotoar di sekelilingnya.

Dasar informasi:[1]

Membaca arsitektur

Bangunan utama memakai atap limasan yang melebar menjadi emper. Di bawahnya, empat ruang disusun berjajar, dengan ruang tunggu di ujung barat dan gudang di ujung timur. Ventilasi bundar berjeruji besi berulang di atas pintu maupun jendela, sehingga menjadi ciri bidang dinding berplester. Bagian dasar dinding luar diberi lapisan kerikil, sedangkan lantai dalam memadukan teraso bermotif berwarna dasar putih dan merah. Kusen serta daun bukaan menggunakan kayu; sebagian jendela menggabungkan kaca dengan krepyak. Gedung toilet berdiri terpisah di timur, juga beratap limasan. Sumber mencatat bekas peron tertutup permukaan terminal, sementara menara air telah dibongkar.

Dasar informasi:[1]
03

Pihak dan peran

Belum tersedia informasi bersumber untuk bagian ini.

Atribusi berlaku pada fase yang disebut. Pemesan, perancang, pelaksana, dan pembangun mempunyai peran berbeda.

04

Riwayat perubahan

20 Juli 1990

Emplasemen dipakai sebagai terminal bus

Tanggal disebut pada uraian prasasti perubahan fungsi.

Keterangan tanggal: tercatat dalam sumber
Dasar informasi:[1]
Tanggal observasi fisik tidak dipastikan

Bentuk dan ruang yang didokumentasikan sumber resmi

Narasi profil ditulis baru dari fakta registri. Riwayat konstruksi yang tidak tersedia tidak diisi dari tanggal akses, kode periode, atau tanggal penetapan.

Dasar informasi:[1]
05

Ukuran dan sistem

Kuda-kuda, gording, dan usuk kayu menopang genteng; talang seng membawa air menuju pipa sisi gedung. Pompa air lama disebut sebagai komponen yang dipajang dalam kawasan bekas emplasemen.

Dasar informasi:[1]
Bahan dan sistem
Kayu · Rangka atap dan bukaan gedung utama
Dasar informasi:[1]
Bahan dan sistem
Teraso · Lantai gedung utama
Dasar informasi:[1]
Bahan dan sistem
Bata berplester · Dinding toilet
Dasar informasi:[1]

Belum tersedia ukuran bersumber yang dapat ditampilkan.

06

Dokumentasi dan sumber

Catatan pembacaan sumber
  • Kehilangan menara air dan tertutupnya peron bukan kehilangan seluruh kompleks; ukuran ruang yang satuannya rancu tidak dipakai.
  • Profil editorial disusun dari fakta registri resmi dengan narasi baru. Prosa dan gambar pemerintah yang belum mempunyai izin redistribusi tidak disalin. Penelaahan ahli independen belum tercatat.

Dasar informasi

  1. Stasiun Palbapang ↗
    Dinas Kebudayaan Daerah Istimewa Yogyakarta · Jogjacagar · data resmi diakses pada 2026-10-15

Disusun oleh Arsitektur. Penelaahan ahli independen tidak diklaim.

Perubahan isi: 2026-10-17. Tanggal ini tidak menyatakan survei fisik, tanggal dokumen, atau penelaahan independen.

Baca dokumentasi