Surau Simauang
Surau Simauang merupakan kompleks keagamaan dengan rumah ketek lama yang dipindahkan ke dalam bangunan lebih besar, disertai ruang pengajian, hunian imam, dan surau baru.
- Jenis objek
- Kompleks
- Fungsi
- surau
- Masa tercatat
- Belum diringkas untuk keseluruhan objek
- Kondisi dan status
- Kondisi mutakhir belum dinilai
Identitas dan tapak
Kompleks berada di Tapian Diaro, Nagari Sijunjung, Kabupaten Sijunjung. Rumah kecil lama ditempatkan pada salah satu kamar dalam bangunan tempat imam tinggal, sementara fasilitas lain menampung kegiatan santri dan ibadah harian.
- Nama utama
- Surau Simauang
- Lokasi
- Sijunjung, Sumatera Barat, Indonesia · Bangunan di Indonesia
- Nama lain dalam sumber
- CB.6161.20250212.00006
- Dasar kondisi
- Uraian mengacu pada dokumentasi sumber. Tidak dilakukan survei fisik mutakhir; perubahan sesudah pendataan belum dipastikan.
Ruang dan fungsi
Bangunan penampung rumah lama digunakan untuk musyawarah dan pengajian tarikat. Surau tua menjadi tempat kegiatan santri, pustaka mini menyimpan manuskrip, dan salat harian berlangsung di surau baru menurut dokumentasi.
Membaca arsitektur
Rumah ketek memiliki dinding serta lantai kayu dengan atap seng yang meruncing. Bahan awalnya disebut berupa tiang bambu dan penutup daun kelapa, sehingga dibedakan dari keadaan yang dideskripsikan kemudian. Bangunan kecil itu berada di dalam kamar pada massa yang lebih luas, bukan berdiri sebagai seluruh kompleks. Ruang besar penampungnya mempunyai lima tiang dan tiga jendela, serta menyimpan gong untuk menyampaikan informasi. Surau tua memiliki dinding yang sebagian menggunakan kayu dan atap seng lancip. Pustaka mini menempati bangunan tersendiri, sementara rumah imam juga menampung pertemuan. Perbedaan skala rumah kecil, kamar penampung, dan gedung-gedung lain menjadi unsur penting susunan kompleks yang tumbuh bertahap ini.
Pihak dan peran
Belum tersedia informasi bersumber untuk bagian ini.
Atribusi berlaku pada fase yang disebut. Pemesan, perancang, pelaksana, dan pembangun mempunyai peran berbeda.
Riwayat perubahan
Bentuk dan ruang yang didokumentasikan sumber resmi
Narasi profil ditulis baru dari fakta registri. Riwayat konstruksi yang tidak tersedia tidak diisi dari tanggal akses, kode periode, atau tanggal penetapan.
Ukuran dan sistem
Rumah ketek memakai dinding serta lantai kayu dengan atap seng. Bangunan lebih besar menaunginya dalam satu kamar, sementara kegiatan harian menggunakan ruang dan surau lain.
- Bahan dan sistem
- Kayu · dinding dan lantai rumah ketek serta sebagian surau tuaDasar informasi:[1]
- Bahan dan sistem
- Seng · atap rumah ketek dan surau tuaDasar informasi:[1]
- Bahan dan sistem
- Bambu dan daun kelapa · bahan awal rumah ketek yang disebut sumberDasar informasi:[1]
Belum tersedia ukuran bersumber yang dapat ditampilkan.
Dokumentasi dan sumber
- Jumlah bangunan dalam enumerasi sumber tidak sepenuhnya jelas; profil tidak menetapkan hitungan total.
- Tahun 1703 disebut dalam riwayat pembangunan kembali tanpa penjelasan sumber tarikh; tidak digunakan sebagai konstruksi terverifikasi.
- Catatan telaah sumber: Sumber menyebut rumah ketek telah lapuk dan tidak dipakai untuk salat harian. Tahun sekitar 1703 tidak digunakan sebagai tanggal pasti bagi bangunan yang ada.
- Profil editorial disusun dari fakta registri resmi dengan narasi baru. Prosa dan gambar pemerintah yang belum mempunyai izin redistribusi tidak disalin. Penelaahan ahli independen belum tercatat.
Dasar informasi
- SURAU SIMAUANG ↗Kementerian Kebudayaan · DAPOBUD · data resmi diakses pada 2026-10-15
Disusun oleh Arsitektur. Penelaahan ahli independen tidak diklaim.
Perubahan isi: 2026-10-17. Tanggal ini tidak menyatakan survei fisik, tanggal dokumen, atau penelaahan independen.