Arsitektur.
bagian dari ensiklopedia.online
ARS-R604486186
Adaptasi ensiklopedia kolaboratif · ringkasan berbahasa Indonesia dan teks sumber berbahasa Indonesia. Identitas dan rujukan berasal dari Arsitektur Indonesia · Wikipedia, nomor ID4486186. Asal dan lisensi uraian
KompleksDaerah Istimewa Yogyakarta, IndonesiaARS-R604486186

Taman Budaya Embung Giwangan

Taman Budaya Embung Giwangan (TBEG) adalah sarana wisata yang terletak di Jl. Tegalturi, Giwangan, Kec. Umbulharjo, Kota Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta. Pengelolaan kawasan berada di bawah tanggung jawab UPT Pengelolaan Taman Budaya, Dinas Kebudayaan, dengan pola Badan Layanan Umum Daerah (BLUD).

Dasar informasi:[1]
Bandingkan
Jenis objek
Kompleks
Fungsi
Fungsi mengikuti uraian sumber
Masa tercatat
Belum diringkas dari riwayat sumber
Kondisi dan status
Kondisi mutakhir belum dinilai
01

Identitas dan tapak

Taman Budaya Embung Giwangan dicatat dalam lingkup Indonesia. Lokasi yang dinyatakan sumber: Daerah Istimewa Yogyakarta, Indonesia. Konteks Indonesia didukung keterangan wilayah atau kategori sumber, serta uraian arsitektur yang diperiksa; tidak menyatakan asal tradisi yang eksklusif.

Dasar informasi:[1]
Lingkup profil: Artikel sumber mengidentifikasi Taman Budaya Embung Giwangan sebagai kompleks dengan lingkup beberapa bangunan atau ruang. Profil mengikuti lingkup objek fisik yang dibahas sumber; lembaga pengelola dan objek di sekitarnya tidak menjadi identitas tambahan. Kompleks dihitung satu profil dan tidak ditambahkan ke hitungan bangunan individual.
Nama utama
Taman Budaya Embung Giwangan
Lokasi
Daerah Istimewa Yogyakarta, Indonesia · Bangunan di Indonesia
Nama lain dalam sumber
ID4486186
Klasifikasi sumber
fungsi yang dibahas sumber · nomor ID4486186
Dasar kondisi
Tidak dilakukan survei fisik. Uraian dan kategori artikel tidak otomatis menjadi penetapan warisan atau bukti kondisi saat ini.
02

Ruang dan fungsi

Profil ini membahas kompleks arsitektur. Fungsi ruang mengikuti uraian sumber. Penggunaan ruang dan perubahannya dapat dibaca dalam teks sumber terpilih. Kategori ini tidak memastikan fungsi operasional saat ini.

Dasar informasi:[1]

Membaca arsitektur

Uraian sumber mencakup bentuk dan susunan tingkat, bahan bangunan, pintu, jendela, atau gerbang, susunan ruang, atap atau kubah, tiang atau struktur penyangga, dinding atau fasad. Baca rincian bentuk dan ruang bersama keterangan fase dalam artikel sumber. Unsur-unsur itu dapat berasal dari masa yang berbeda. Teks terpilih tersedia di bawah untuk menelusuri dasar informasinya.

Dasar informasi:[1]

Deskripsi fisik dalam sumber

Teks dari Arsitektur Indonesia · Wikipedia · bahasa Indonesia

Pembuka

Taman Budaya Embung Giwangan (TBEG) adalah sarana wisata yang terletak di Jl. Tegalturi, Giwangan, Kec. Umbulharjo, Kota Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta. Pengelolaan kawasan berada di bawah tanggung jawab UPT Pengelolaan Taman Budaya, Dinas Kebudayaan, dengan pola Badan Layanan Umum Daerah (BLUD).

Fasilitas

Taman Budaya Embung Giwangan terbagi menjadi dua bagian, yaitu Gedung Entrance yang memiliki ruangan yang dapat dimanfaatkan sebagai galeri mini, dan Gedung Graha Budaya yang dilengkapi fasilitas seperti amphitheater dalam ruang (indoor amphitheater) dan hall pameran (exhibition hall).

Sementara itu, area di sisi barat dan timur embung dapat disediakan untuk mendukung berbagai aktivitas luar ruang (outdoor). Fasilitas lain yang tersedia bagi pengunjung adalah area parkir di pelataran Gedung Entrance, dengan kapasitas 108 unit sepeda motor, 50 unit mobil, dan 4 unit bus. Fasilitas pendukung lainnya mencakup kios cendera mata, musholla, jalur pedestrian, dan penerangan jalan.

Arsitektur

Taman Budaya Embung Giwangan terdiri dari elemen-elemen arsitektur yang disusun dengan desain Indisch klasik dan ruang terbuka modern. Lokasi kompleks berada di kawasan yang berdekatan dengan Keraton Kotagede, Keraton Jogja, Pura Pakualaman, dan Kawasan Kotabaru, dengan ketinggian bangunan yang disesuaikan agar tidak melebihi batas bangunan cagar budaya di sekitarnya.

Embung Giwangan berfungsi sebagai wadah penampungan air dengan kapasitas 9.210 m³ dan luas genangan 4.123 m². Struktur penahan tanah menggunakan pasangan batu alam, sedangkan lintasan jogging di sekeliling embung menerapkan porous paving untuk mendukung infiltrasi air hujan. Gedung Entrance memiliki luas lantai 1.624,8 m². Fasad gedung menggunakan elemen dinding tebal, atap pelana, dan kolom bergaya kolonial. Ruang dalam mencakup foyer, musholla, ruang pengelola, ruang rapat, menara pandang setinggi 12 m, dan galeri mini. Panggung terbuka memiliki luas 1.091 m², terbagi menjadi area panggung (36 m²), backstage (32 m²), monitor (15 m²), dan ruang amphitheater dengan kapasitas 538 orang. Atap panggung menggunakan struktur baja ringan dan membran kain.

Gedung Graha Budaya dibangun pada dua lantai. Lantai dasar berisi ruang pameran seluas 420 m² dengan langit-langit setinggi 4 m. Lantai atas berisi auditorium berkapasitas 459 kursi, panel akustik kayu perforasi, loading dock, ruang transit, ruang panitia, ruang laktasi, toilet, serta akses ramp.

03

Pihak dan peran

Perancang dan pelaksana belum diringkas dalam tabel ini. Nama dan perannya mungkin disebut dalam uraian sumber; baca sesuai konteksnya.

Atribusi berlaku pada fase yang disebut. Pemesan, perancang, pelaksana, dan pembangun mempunyai peran berbeda.

04

Riwayat perubahan

Riwayat dalam arsip sumber

Teks dari Arsitektur Indonesia · Wikipedia · bahasa Indonesia

Sejarah

Taman Budaya Embung Giwangan pertama kali dibangun pada tahun 2019 oleh Balai Besar Wilayah Sungai Serayu Opak Direktorat Jenderal Sumber Daya Air Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat. Pembangunan ini memanfaatkan lahan seluas 4.123 m² milik Pemerintah Kota Yogyakarta, dengan kapasitas tampungan air mencapai 9.210 m³. Fasilitas dasar yang dikerjakan pada tahap awal meliputi pagar pengaman, lampu penerangan, jogging track, toilet, dan musala, serta embung sebagai sarana konservasi air sekaligus pendukung rekreasi masyarakat.

Sesudah fase pertama, rencana pengembangan Taman Budaya Embung Giwangan (TBEG) dilanjutkan secara bertahap sesuai ketersediaan anggaran. Pada 2022, tidak terdapat pembangunan fisik baru, tetapi pada 2023 direncanakan pembangunan panggung terbuka, gerbang entrance, area parkir, dan penanda yang didanai oleh Dana Keistimewaan (Danais) DIY dalam APBD Kota Yogyakarta. Anggaran Danais 2023 untuk fasilitas TBEG diperkirakan mencapai Rp 19,17 miliar, sebagaimana disampaikan Kepala Dinas PUPKP Kota Yogyakarta, Hari Setyowacono.

Peresmian TBEG dilakukan pada 23 Mei 2025 oleh Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X.

Tanggal observasi fisik belum dipastikan

Uraian bentuk dan riwayat dalam artikel sumber

Riwayat dan perubahan dibaca dalam bagian sumber terpilih. Tanggal revisi artikel bukan tanggal pembangunan atau survei kondisi.

Dasar informasi:[1]
05

Ukuran dan sistem

Keterangan bahan dan sistem mengikuti uraian sumber terpilih. Ukuran, nama perancang, tahun pembangunan, dan klaim kinerja yang belum diperiksa silang tidak dimasukkan sebagai data tersendiri.

Dasar informasi:[1]

Ukuran belum diringkas dalam tabel ini. Baca angka pada uraian sumber bersama definisi, fase, dan lingkupnya.

06

Dokumentasi dan sumber

Edisi sumber dan hak penggunaan

Kontributor Wikipedia bahasa Indonesia — Taman Budaya Embung Giwangan. Revisi 29053422. Markup, tabel, daftar, media, catatan kaki, kutipan panjang, dan bagian nonnaratif dihilangkan. Templat format/bahasa dan angka-satuan sederhana dipertahankan sebagai nilai literal sumber, templat lain dihilangkan; urutan paragraf sumber dipertahankan. Seleksi dan ringkasan merupakan adaptasi independen berlisensi CC BY-SA 4.0.

Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 ↗

Ringkasan berbahasa Indonesia disusun dari nama, lokasi, kategori, dan istilah arsitektur pada catatan sumber. Teks sumber berbahasa Indonesia mengikuti ketentuan penggunaan yang tercantum di atas. Penelaahan ahli independen belum tercatat.

Riwayat penulis dan kontributor sumber ↗ · revisi 29053422. Teks yang diadaptasi pada profil ini mengikuti CC BY-SA 4.0. Kategori sumber bukan penetapan cagar budaya.

Lingkup identitas: Artikel sumber mengidentifikasi Taman Budaya Embung Giwangan sebagai kompleks dengan lingkup beberapa bangunan atau ruang. Profil mengikuti lingkup objek fisik yang dibahas sumber; lembaga pengelola dan objek di sekitarnya tidak menjadi identitas tambahan.

Status sumber: Artikel ensiklopedia kolaboratif; bukan rekaman penetapan pemerintah · Klasifikasi sumber: Kategori artikel; bukan rating bangunan. Tanggal penetapan bukan tanggal konstruksi.

Tanggal atau versi data sumber: 2026-03-19T23:58:04Z.

Catatan pembacaan sumber
  • Adaptasi ensiklopedia kolaboratif; penelaahan ahli independen belum tercatat. Rujukan eksternal dalam artikel bukan sumber yang dinyatakan telah dibaca oleh Arsitektur.
  • Pemilihan paragraf dan pengelompokan bagian mempertahankan teks sumber; markup, templat, tabel, media, dan bagian nonnaratif dihilangkan. Teks serta adaptasinya mengikuti CC BY-SA 4.0.

Dasar informasi

  1. Wikipedia bahasa Indonesia · Taman Budaya Embung Giwangan · revisi 29053422 ↗
    Kontributor Wikipedia · diakses pada 2026-10-15 · dokumen 2026-03-19T23:58:04Z

Disusun oleh Arsitektur. Penelaahan ahli independen tidak diklaim.

Perubahan isi: 2026-10-17. Tanggal ini tidak menyatakan survei fisik, tanggal dokumen, atau penelaahan independen.

Baca dokumentasi