Taman Budaya Gunungkidul
Taman Budaya Gunungkidul (TBG) adalah sarana wisata yang terletak di Jl. Lkr. Utara, Siyono Wetan, Logandeng, Kecamatan Playen, Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Pengelolaan kawasan secara teknis dijalankan oleh Unit Pelaksana Tugas (UPT) Taman Budaya Gunungkidul yang bertanggung jawab langsung kepada Kepala Dinas Kebudayaan Gunungkidul.
- Jenis objek
- Kompleks
- Fungsi
- Fungsi mengikuti uraian sumber
- Masa tercatat
- Belum diringkas dari riwayat sumber
- Kondisi dan status
- Kondisi mutakhir belum dinilai
Identitas dan tapak
Taman Budaya Gunungkidul dicatat dalam lingkup Indonesia. Lokasi yang dinyatakan sumber: Daerah Istimewa Yogyakarta, Indonesia. Konteks Indonesia didukung keterangan wilayah atau kategori sumber, serta uraian arsitektur yang diperiksa; tidak menyatakan asal tradisi yang eksklusif.
- Nama utama
- Taman Budaya Gunungkidul
- Lokasi
- Daerah Istimewa Yogyakarta, Indonesia · Bangunan di Indonesia
- Nama lain dalam sumber
- ID4665743
- Klasifikasi sumber
- fungsi yang dibahas sumber · nomor ID4665743
- Dasar kondisi
- Tidak dilakukan survei fisik. Uraian dan kategori artikel tidak otomatis menjadi penetapan warisan atau bukti kondisi saat ini.
Ruang dan fungsi
Profil ini membahas kompleks arsitektur. Fungsi ruang mengikuti uraian sumber. Penggunaan ruang dan perubahannya dapat dibaca dalam teks sumber terpilih. Kategori ini tidak memastikan fungsi operasional saat ini.
Membaca arsitektur
Uraian sumber mencakup bentuk dan susunan tingkat, bahan bangunan, ornamen atau relief, susunan ruang. Baca rincian bentuk dan ruang bersama keterangan fase dalam artikel sumber. Unsur-unsur itu dapat berasal dari masa yang berbeda. Teks terpilih tersedia di bawah untuk menelusuri dasar informasinya.
Deskripsi fisik dalam sumber
Teks dari Arsitektur Indonesia · Wikipedia · bahasa Indonesia
Pembuka
Taman Budaya Gunungkidul (TBG) adalah sarana wisata yang terletak di Jl. Lkr. Utara, Siyono Wetan, Logandeng, Kecamatan Playen, Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Pengelolaan kawasan secara teknis dijalankan oleh Unit Pelaksana Tugas (UPT) Taman Budaya Gunungkidul yang bertanggung jawab langsung kepada Kepala Dinas Kebudayaan Gunungkidul.
Fasilitas
Fasilitas TBG meliputi gedung auditorium berkapasitas 500 orang untuk pertunjukan dalam ruang, serta amfiteater yang diperuntukkan bagi pementasan kesenian luar ruangan seperti Reog. Terdapat pula struktur pendopo yang berfungsi sebagai lokasi pementasan karawitan maupun ruang pertemuan formal. Beberapa fasilitas penunjang berupa masjid sebagai tempat ibadah, area toilet atau pakiwan yang terjaga kebersihannya, serta lahan parkir luas guna mengakomodasi kendaraan roda dua maupun roda empat. Sektor ekonomi kreatif diwadahi melalui area pertokoan yang menjajakan suvenir serta makanan khas daerah, yang didukung oleh keberadaan kantin sebagai penyedia konsumsi. Selain itu, tersedia sejumlah selasar yang difungsikan sebagai tempat istirahat sekaligus ruang inkubasi ide bagi para pelaku seni dan budaya.
Arsitektur
Arsitektur TBG menampilkan perpaduan antara kemegahan struktur modern dan nilai-nilai tradisional Jawa. Bangunan utama merupakan gedung bertingkat empat yang dirancang secara fungsional; lantai dasar dialokasikan sebagai ruang pertemuan dan lokakarya seni, sementara lantai dua dan tiga difungsikan khusus sebagai panggung pertunjukan mewah dengan sistem pencahayaan modern. Ikon utama dari kompleks ini adalah sebuah Pendopo Joglo berukuran luas 28 x 32 meter dengan sokoguru kokoh berdimensi 40 x 40 cm. Estetika interior joglo ini sangat kental dengan ornamen Jawa, terlihat pada plafon kayu, detail ukiran, serta lampu gantung hasil kerajinan lokal Ngawen, Gunungkidul.
Pihak dan peran
Perancang dan pelaksana belum diringkas dalam tabel ini. Nama dan perannya mungkin disebut dalam uraian sumber; baca sesuai konteksnya.
Atribusi berlaku pada fase yang disebut. Pemesan, perancang, pelaksana, dan pembangun mempunyai peran berbeda.
Riwayat perubahan
Riwayat dalam arsip sumber
Teks dari Arsitektur Indonesia · Wikipedia · bahasa Indonesia
Sejarah
Pembangunan TBG dilakukan secara bertahap mulai tahun 2018 dengan dukungan pendanaan sepenuhnya dari Dana Keistimewaan (Danais) DIY. Kompleks ini lalu diresmikan secara formal oleh Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta, Sri Sultan Hamengkubuwono X, pada tanggal 20 Desember 2021. Sejak saat itu, operasional dan tata kelola teknis gedung berada di bawah wewenang Unit Pelaksana Teknis (UPT) Dinas Kebudayaan Kabupaten Gunungkidul.
Uraian bentuk dan riwayat dalam artikel sumber
Riwayat dan perubahan dibaca dalam bagian sumber terpilih. Tanggal revisi artikel bukan tanggal pembangunan atau survei kondisi.
Ukuran dan sistem
Keterangan bahan dan sistem mengikuti uraian sumber terpilih. Ukuran, nama perancang, tahun pembangunan, dan klaim kinerja yang belum diperiksa silang tidak dimasukkan sebagai data tersendiri.
Ukuran belum diringkas dalam tabel ini. Baca angka pada uraian sumber bersama definisi, fase, dan lingkupnya.
Dokumentasi dan sumber
Edisi sumber dan hak penggunaan
Kontributor Wikipedia bahasa Indonesia — Taman Budaya Gunungkidul. Revisi 28735630. Markup, tabel, daftar, media, catatan kaki, kutipan panjang, dan bagian nonnaratif dihilangkan. Templat format/bahasa dan angka-satuan sederhana dipertahankan sebagai nilai literal sumber, templat lain dihilangkan; urutan paragraf sumber dipertahankan. Seleksi dan ringkasan merupakan adaptasi independen berlisensi CC BY-SA 4.0.
Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 ↗
Ringkasan berbahasa Indonesia disusun dari nama, lokasi, kategori, dan istilah arsitektur pada catatan sumber. Teks sumber berbahasa Indonesia mengikuti ketentuan penggunaan yang tercantum di atas. Penelaahan ahli independen belum tercatat.
Riwayat penulis dan kontributor sumber ↗ · revisi 28735630. Teks yang diadaptasi pada profil ini mengikuti CC BY-SA 4.0. Kategori sumber bukan penetapan cagar budaya.
Lingkup identitas: Artikel sumber mengidentifikasi Taman Budaya Gunungkidul sebagai kompleks dengan lingkup beberapa bangunan atau ruang. Profil mengikuti lingkup objek fisik yang dibahas sumber; lembaga pengelola dan objek di sekitarnya tidak menjadi identitas tambahan.
Status sumber: Artikel ensiklopedia kolaboratif; bukan rekaman penetapan pemerintah · Klasifikasi sumber: Kategori artikel; bukan rating bangunan. Tanggal penetapan bukan tanggal konstruksi.
Tanggal atau versi data sumber: 2025-12-24T20:07:15Z.
- Adaptasi ensiklopedia kolaboratif; penelaahan ahli independen belum tercatat. Rujukan eksternal dalam artikel bukan sumber yang dinyatakan telah dibaca oleh Arsitektur.
- Pemilihan paragraf dan pengelompokan bagian mempertahankan teks sumber; markup, templat, tabel, media, dan bagian nonnaratif dihilangkan. Teks serta adaptasinya mengikuti CC BY-SA 4.0.
Dasar informasi
- Wikipedia bahasa Indonesia · Taman Budaya Gunungkidul · revisi 28735630 ↗Kontributor Wikipedia · diakses pada 2026-10-15 · dokumen 2025-12-24T20:07:15Z
Disusun oleh Arsitektur. Penelaahan ahli independen tidak diklaim.
Perubahan isi: 2026-10-17. Tanggal ini tidak menyatakan survei fisik, tanggal dokumen, atau penelaahan independen.