Arsitektur.
bagian dari ensiklopedia.online
ARS-R600023575
Adaptasi ensiklopedia kolaboratif · ringkasan berbahasa Indonesia dan teks sumber berbahasa Indonesia. Identitas dan rujukan berasal dari Arsitektur Indonesia · Wikipedia, nomor ID23575. Asal dan lisensi uraian
KompleksCipayung, DKI Jakarta, IndonesiaARS-R600023575

Taman Mini Indonesia Indah

Taman Mini Indonesia Indah (disingkat TMII; sebelumnya Taman Mini "Indonesia Indah" dengan tanda kutip) merupakan suatu taman hiburan bertemakan kebudayaan Indonesia di Jakarta Timur, DKI Jakarta, yang memiliki area seluas kurang lebih 147 hektare atau 1,47 kilometer persegi.

Dasar informasi:[1]
Bandingkan
Jenis objek
Kompleks
Fungsi
Fungsi mengikuti uraian sumber
Masa tercatat
Belum diringkas dari riwayat sumber
Kondisi dan status
Kondisi mutakhir belum dinilai
01

Identitas dan tapak

Taman Mini Indonesia Indah dicatat dalam lingkup Indonesia. Lokasi yang dinyatakan sumber: Cipayung, DKI Jakarta, Indonesia. Lokasi Indonesia didukung pernyataan negara pada identitas Wikidata yang dicocokkan dengan artikel sumber.

Dasar informasi:[1]
Lingkup profil: Artikel sumber mengidentifikasi Taman Mini Indonesia Indah sebagai kompleks dengan lingkup beberapa bangunan atau ruang. Profil mengikuti lingkup objek fisik yang dibahas sumber; lembaga pengelola dan objek di sekitarnya tidak menjadi identitas tambahan. Kompleks dihitung satu profil dan tidak ditambahkan ke hitungan bangunan individual.
Nama utama
Taman Mini Indonesia Indah
Lokasi
Cipayung, DKI Jakarta, Indonesia · Bangunan di Indonesia
Nama lain dalam sumber
Q685790; ID23575
Klasifikasi sumber
fungsi yang dibahas sumber · nomor ID23575
Dasar kondisi
Tidak dilakukan survei fisik. Uraian dan kategori artikel tidak otomatis menjadi penetapan warisan atau bukti kondisi saat ini.
Titik lokasi: Titik rujukan Wikidata P625 untuk identitas sumber; bukan jejak bangunan. Ketelitian horizontal belum diverifikasi.
Lihat di Peta Arsitektur ↗
02

Ruang dan fungsi

Profil ini membahas kompleks arsitektur. Fungsi ruang mengikuti uraian sumber. Penggunaan ruang dan perubahannya dapat dibaca dalam teks sumber terpilih. Kategori ini tidak memastikan fungsi operasional saat ini.

Dasar informasi:[1]

Membaca arsitektur

Uraian sumber mencakup bentuk dan susunan tingkat, pintu, jendela, atau gerbang, ornamen atau relief, susunan ruang, atap atau kubah, tiang atau struktur penyangga. Baca rincian bentuk dan ruang bersama keterangan fase dalam artikel sumber. Unsur-unsur itu dapat berasal dari masa yang berbeda. Teks terpilih tersedia di bawah untuk menelusuri dasar informasinya.

Dasar informasi:[1]

Deskripsi fisik dalam sumber

Teks dari Arsitektur Indonesia · Wikipedia · bahasa Indonesia

Pembuka

Taman Mini Indonesia Indah (disingkat TMII; sebelumnya Taman Mini "Indonesia Indah" dengan tanda kutip) merupakan suatu taman hiburan bertemakan kebudayaan Indonesia di Jakarta Timur, DKI Jakarta, yang memiliki area seluas kurang lebih 147 hektare atau 1,47 kilometer persegi. Taman ini merupakan rangkuman kebudayaan bangsa Indonesia, yang mencakup berbagai aspek kehidupan sehari-hari masyarakat provinsi Indonesia yang ditampilkan dalam anjungan daerah berarsitektur tradisional, serta menampilkan aneka busana, tarian, dan tradisi daerah.

Di samping anjungan-anjungan daerah, di tengah-tengah TMII terdapat sebuah danau yang menggambarkan miniatur kepulauan Indonesia yang memiliki pertunjukkan air mancur menari dan atraksi drone bernama Tirta Cerita. TMII memiliki sarana rekreasi lainnya seperti kereta gantung, berbagai museum, Teater Keong Emas dan Teater Tanah Airku, menjadikannya sebagai salah satu kawasan wisata terkemuka di Jakarta.

Anjungan daerah

Di Indonesia, hampir setiap suku bangsa memiliki bentuk dan corak bangunan yang berbeda, bahkan tidak jarang satu suku bangsa memiliki lebih dari satu jenis bangunan tradisional. Bangunan atau arsitektur tradisional yang mereka buat selalu dilatarbetakangi oleh kondisi lingkungan dan kebudayaan yang dimiliki. Di TMII, gambaran tersebut diwujudkan melalui Anjungan Daerah, yang mewakili suku-suku bangsa yang berada di provinsi Indonesia Anjungan provinsi ini dibangun di sekitar danau dengan miniatur Kepulauan Indonesia, secara tematik dibagi atas enam zona; Jawa, Sumatra, Kalimantan, Sulawesi, Bali, Nusa Tenggara Tiap anjungan menampilkan bangunan khas setempat. Anjungan ini juga menampilkan baju dan pakaian adat, busana pernikahan, baju tari, serta artefak etnografi seperti senjata khas dan perabot sehari-hari, model bangunan, dan kerajinan tangan. Semua ini dimaksudkan untuk memberi informasi lengkap mengenai cara hidup tradisional berbagai suku bangsa di Indonesia. Setiap anjungan provinsi juga dilengkapi panggung, amfiteater atau auditorium untuk menampilkan berbagai tarian tradisional, pertunjukan musik daerah, dan berbagai upacara adat yang biasanya digelar pada hari Minggu. Beberapa anjungan juga dilengkapi kafetaria atau warung kecil yang menyajikan berbagai Masakan Indonesia khas provinsi tersebut, serta dilengkapi toko yang menjual berbagai kerajinan tangan, kaus, dan berbagai cendera mata.

Sejak tahun 1975 hingga tahun 2000 rancangan asli TMII terdiri atas anjungan rumah adat dari provinsi di Indonesia. Selain itu, karena Indonesia terdiri atas provinsi (pada tahun 2004), anjungan-anjungan provinsi baru seperti Bangka Belitung, Banten, Sulawesi Barat, Gorontalo, Kepulauan Riau telah dibangun di sudut Timur Laut TMII, walaupun ukuran dan luas anjungan provinsi baru ini jauh lebih kecil dari anjungan provinsi yang telah dibangun sebelumnya.

Bangunan keagamaan

Bangunan keagamaan diwakili oleh beberapa rumah ibadah agama resmi yang diakui di Indonesia, hal ini untuk menggambarkan toleransi dan keselarasan hubungan antaragama di Indonesia. Bangunan-bangunan keagamaan terdapat di TMII antara lain Masjid Pangeran Diponegoro, Gereja Katolik Santa Catharina, Gereja Kristen Haleluya, Pura Penataran Agung Kertabhumi, Wihara Arya Dwipa Arama, Sasana Adirasa Pangeran Samber Nyawa, dan Klenteng Konghucu Kong Miao.

Wahana rekreasi

Di TMII juga terdapat beberapa wahana rekreasi, yaitu Istana Anak-anak Indonesia, Contemporary Art Gallery, Kereta Gantung, Taman Among Putro, Panggung Budaya, Desa Wisata, Taman Legenda Keong Mas, Menara Pandang Saujana, Tirta Menari, dan Tirta Cerita Multimedia Show.

Contemporary Art Gallery (CAG) adalah sebuah galeri seni kontemporer yang terletak di dekat Museum Indonesia, bertujuan untuk melengkapi karya seni tradisional yang sudah ada di TMII dengan karya seni kontemporer modern. Di dalam gedung ini juga terdapat toko cendera mata (merchandise) resmi dari TMII. Bangunan CAG sebelumnya digunakan sebagai kantor pengelola kawasan TMII. Selain menjadi ruang pameran, CAG juga digunakan untuk berbagai kegiatan seni, seperti melukis pada kanvas mini, membuat karya tiga dimensi berbentuk pop-up, dan pembacaan puisi.

Danau Archipelago yang terletak di tengah-tengah kawasan TMII memiliki pulau-pulau buatan berukuran kecil yang merupakan miniatur menyerupai gugusan kepulauan Indonesia jika dilihat dari atas. Setiap miniatur pulau dihiasi dengan lampu LED warni-warni pada sisi terluarnya. Di danau ini juga terdapat pertunjukan air mancur menari. Pada siang hari pertunjukan air mancur tersebut disebut Tirta Menari, dilengkapi dengan lagu-lagu nasional dan daerah yang di aransemen ulang. Pada malam harinya, pertunjukan air mancur tersebut dikombinasikan dengan layar proyeksi air (water screen) yang memproyeksikan beberapa dongeng dan legenda Nusantara (contohnya Kisah Kancil dan Buaya, Roro Jonggrang, Malin Kundang, dsb.) dan pertunjukan drone yang disebut Tirta Cerita. Pertunjukan drone tersebut menampilkan 300 drone LED yang membentuk burung garuda, Teater Keong Emas, dan logo TMII. Pertunjukan Tirta Menari dan Tirta Cerita dapat disaksikan dari sebuah amfiteater Plaza Promenade di depan anjungan Provinsi D.I. Yogyakarta, setiap hari (kecuali pertunjukan drone yang hanya ditampilkan di hari Sabtu, Minggu, dan libur nasional) mulai pukul 18.30.

Menara Pandang Saujana adalah sebuah menara observasi yang terletak di sebelah barat danau archipelago. Menara yang dibangun selama revitalisasi pada tahun 2022 ini,memberikan pemandangan Danau Archipelago yang lebih luas kepada pengunjung.

Taman

TMII memiliki sepuluh macam taman yang menggambarkan keindahan flora dan fauna Indonesia. Sepuluh taman tersebut adalah Taman Anggrek, Taman Apotek Hidup, Taman Kaktus, Taman Melati, Taman Legenda Keong Mas, Dunia Air Tawar Taman Bekisar, Taman Burung, dan Taman Budaya Tionghoa Indonesia.

Museum

Terdapat beberapa museum di TMII, antara lain:

Museum Indonesia

Museum Purna Bhakti Pertiwi

Museum Keprajuritan Indonesia

Museum Prangko

Museum Pusaka

Museum Transportasi

Museum Listrik dan Energi Baru

Museum Penerangan

Museum Fauna Indonesia

Museum Pusat Peragaan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (PP-IPTEK; Indonesia Science Center, ),

Museum Minyak dan Gas Bumi

Museum Hakka Indonesia

Museum Bayt Al-Quran dan Istiqlal

Museum Batik

Skyworld Indonesia

Beberapa museum dikelola langsung oleh kementerian atau lembaga negara lainnya yang berkaitan, contohnya: Museum Penerangan dikelola oleh Kementerian Komunikasi dan Digital RI selaku penerus Departemen Penerangan (Deppen), begitu pula PP-IPTEK (Indonesia Science Center) yang dikelola oleh Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN).

Teater

Teater IMAX Keong Emas – Teater ini memiliki layar berukuran raksasa yang jauh lebih besar daripada layar bioskop ukuran normal. Di Teater IMAX Keong Mas diputar berbagai film mulai dari film bertemakan lingkungan dan kebudayaan Nusantara, sampai film-film box office yang resolusinya diubah menjadi khusus untuk teater IMAX. Film IMAX yang diputar antara lain Indonesia Indah II, Force of Nature, T-Rex, Blue Planet, Arabia, Journey to Mecca, dll. Teater IMAX Keong Mas merupakan bioskop IMAX pertama dan satu-satunya di Indonesia hingga awal tahun 2010-an, sebelum dibukanya sebuah bioskop IMAX yang dikelola Cinema XXI di mal Gandaria City, Jakarta Selatan. Beberapa film box office yang pernah diputar di sini di antaranya adalah:

Final Destination 4 (28 Agustus 2009)

Final Destination 5 (12 Agustus 2011)

Teater Tanah Airku

Bagian/atraksi/bangunan yang sudah ditutup dan dibongkar

Kereta Wisata TMII – Kereta Wisata dahulu merupakan salah satu transportasi yang dapat digunakan oleh pengunjung untuk berwisata di TMII. Namun sejak revitalisasi pada 2022, kereta wisata ditutup permanen untuk mendukung langkah TMII untuk menghidupkan konsep green zone. Jalur keretanya kini sudah dibongkar. Namun, ada sisa sisa alat dari Kereta Wisatanya, yaitu Lokomotif TC1011 (dari Trem Cikampek) dan lokomotif CDL-60 DZ.

Snowbay Waterpark – Snowbay adalah sebuah taman air dan kolam renang bertemakan pegunungan salju yang terletak di sebelah utara Tugu Api Pancasila. Walau pernah menjadi salah satu atraksi utama pengunjung, Snowbay Waterpark ditutup permanen dan dibongkar karena dianggap tidak selaras dengan semangat kebudayaan di TMII. Keberadaan Snowbay hanya menguntungkan kolam renang itu saja. Kini lahan bekas Snowbay telah dijadikan sebagai gedung parkir dan landasan drone untuk pertunjukkan Tirta Cerita.

Museum Telekomunikasi – Bertahun-tahun sebelum revitalisasi, museum ini sudah tampak terbengkalai, sehingga bangunan museum dibongkar dan diubah menjadi Plaza Gajah Mada. Patung Gajah Mada yang menjadi ciri khas Museum Telekomunikasi tetap dipertahankan.

Museum Olahraga (kini menjadi lahan parkir).

Dunia Inline – Dahulu merupakan sebuah trek sepatu roda yang terletak di sebelah timur pintu 3 dan barat daya Teater Keong Emas. Dunia Inline dibongkar dan dijadikan area plaza di pintu 3, sebagai pintu masuk TMII bagi pejalan kaki.

Taman Ria Atmaja Park – Sebuah panggung permanen dengan atap berukuran besar untuk menggelar acara kebudayaan dan konser musik. Taman Ria Atmaja dibongkar untuk digantikan dengan Panggung Budaya yang lebih sederhana: tempat terbuka dengan latar belakang danau Archipelago.

Teater Garuda – Teater ini menyatu dengan Taman Ria Atmaja dan pernah digunakan sebagai tempat perlombaan Kabaddi pada Pesta Olahraga Asia 2018. Teater Garuda dibongkar untuk pembangunan Panggung Budaya.

Teater 4D (D'Motion) (kini menjadi Menara Pandang Saujana).

Logo

Logo pertama TMII terdiri dari bangun persegi hitam dengan dua huruf 'I' (singkatan Indonesia Indah) miring berwarna kuning yang dikelilingi untaian padi dan kapas di samping kiri dan kanan, ditambah perisai dari lambang Garuda Pancasila di atasnya. Logo ini diduga sudah digunakan sejak TMII pertama kali dibuka pada tahun 1975.

Logo kedua TMII diperkenalkan pada tahun 2007, dengan slogan '• pesona indonesia •' di bawah tulisan "tmii" dengan lingkaran merah besar di atas kedua huruf 'i'.

Pada 10 Agustus 2023, logo ketiga TMII diluncurkan sebagai perubahan minor dari logo sebelumnya, dengan corak warna baru yang datar, terkadang ditambahkan dengan elemen-elemen yang berasal dari motif batik.

Slogan

Setelah TMII dibuka kembali pasca revitalisasi, slogannya diubah menjadi "Taman Jelajah Indonesia" sejak kepemilikan berpindah ke InJourney melalui PT Taman Wisata Candi Borobudur, Prambanan, dan Ratu Boko (InJourney Destination Management). Slogan tersebut tidak lama kemudian diubah lagi menjadi "Jelajah Cerita Indonesia".

Pesona Indonesia (2007 – 10 Agustus 2023)

Taman Jelajah Indonesia (10 Agustus – sekitar September 2023)

Jelajah Cerita Indonesia (September 2023 – sekarang)

Maskot

Maskot TMII berupa tokoh wayang Hanoman yang dinamakan Nitra (Anjani Putra). Maskot ini diresmikan penggunaannya oleh Ibu Tien Soeharto, bertepatan dengan dwi windu (16 tahun) usia TMII, pada tahun 1991. Pada awal September 2024, Nitra mendapatkan perubahan signifikan pada desain agar relevan dengan perubahan zaman.

03

Pihak dan peran

Perancang dan pelaksana belum diringkas dalam tabel ini. Nama dan perannya mungkin disebut dalam uraian sumber; baca sesuai konteksnya.

Atribusi berlaku pada fase yang disebut. Pemesan, perancang, pelaksana, dan pembangun mempunyai peran berbeda.

04

Riwayat perubahan

Riwayat dalam arsip sumber

Teks dari Arsitektur Indonesia · Wikipedia · bahasa Indonesia

Sejarah

Gagasan pembangunan suatu miniatur yang memuat kelengkapan Indonesia dengan segala isinya ini dicetuskan oleh Ibu Negara, Siti Hartinah, yang lebih dikenal dengan sebutan Ibu Tien Soeharto. Gagasan ini tercetus pada suatu pertemuan di Jalan Cendana no. 8 Jakarta pada tanggal 13 Maret 1970. Ide pembuatan miniatur Indonesia ini bangkit setelah Ibu Negara mendengarkan dan menghayati isi pidato Presiden Soeharto tentang keseimbangan pembangunan umum DPR GR Tahun 1971. Selain itu, beliau juga sering menyertai Presiden mengunjungi negara-negara sahabat dan melihat objek-objek wisata di luar negeri. Sehingga bangkit gagasan untuk membangun taman rekreasi yang menggambarkan keindahan dan keberagaman Indonesia. Melalui taman rekreasi ini, diharapkan dapat membangkitkan rasa bangga dan rasa cinta tanah air pada seluruh bangsa Indonesia. Maka dimulailah suatu proyek yang disebut Proyek Miniatur "Indonesia Indah", yang dilaksanakan oleh Yayasan Harapan Kita.

TMII mulai dibangun tahun 1972 dan diresmikan pada tanggal 20 April 1975. Berbagai aspek kekayaan alam dan budaya Indonesia sampai pemanfaatan teknologi modern diperagakan di areal seluas 150 hektare. Aslinya topografi TMII agak berbukit karena merupakan danau raksasa yang dikeringkan, tetapi ini sesuai dengan keinginan perancangnya. Tim perancang memanfaatkan ketinggian tanah yang tidak rata ini untuk menciptakan bentang alam dan lanskap yang kaya, menggambarkan berbagai jenis lingkungan hidup di Indonesia.

Sejak pertama kali dibuka, kepemilikan dan pengelolaan TMII berada di bawah Yayasan Harapan Kita, sebuah yayasan milik keluarga Presiden Soeharto. Per April 2021, kepemilikan TMII diambil alih oleh Kementerian Sekretariat Negara RI. Sejak bulan Juli pada tahun yang sama, Kemensetneg menyerahkan kepemilikan TMII kepada PT. Taman Wisata Candi Borobudur, anak usaha dari perusahaan BUMN yang bergerak di sektor pariwisata, yakni InJourney.

Pada Januari 2022, TMII mulai direvitalisasi sebagai bentuk persiapan untuk mendukung penyelenggaraan rangkaian acara pendukung KTT G20 Bali 2022 di Jakarta. Meskipun demikian, TMII masih dibuka untuk umum, hingga akhirnya ditutup sementara pada 17 Mei 2022 untuk melakukan proses revitalisasi secara masif.

Revitalisasi TMII mengangkat konsep "Indonesia Opera", yang didesain oleh tim Urban+. Fokus dari konsep tersebut adalah mengembalikan konsep awal TMII sebagai sinopsis dari kekayaan dan keberagaman budaya Indonesia, dengan melakukan penataan ulang kawasan agar sesuai dengan sebagaimana mestinya. Dengan demikian, pengunjung dapat langsung merasakan kemajemukan budaya Indonesia begitu masuk ke dalam TMII. Konsep Indonesia Opera juga dibuat ramah lingkungan, yaitu terdiri dari 70% ruang hijau dan 30% bangunan, sesuai konsep awal pada tahun 1972, sehingga ruang hijau diperluas. Selain perluasan ruang hijau, TMII telah dibuat menjadi sebuah kawasan rendah emisi, di mana pengunjung sudah tidak dapat mengelilingi kawasan TMII menggunakan sepeda motor atau mobil pribadi. Sebagai gantinya, pengunjung dapat menggunakan angkutan bebas emisi yang tersedia di dalam kawasan, seperti kereta gantung, Tram Mover Garuda Kencana, dan layanan angkutan keliling (angling). Selain menggunakan layanan transportasi di atas, pengunjung juga dapat menyewa skuter listrik, mobil golf, atau sepeda

TMII mulai dibuka untuk umum secara bertahap pada akhir tahun 2022, dan pada tanggal 31 Desember 2022, TMII dipilih sebagai tempat perayaan pergantian tahun tersebut. Pada tanggal 1 September 2023, revitalisasi TMII diresmikan oleh Presiden Joko Widodo. Revitalisasi tersebut telah menghabiskan anggaran sebesar Rp1,7 triliun, dengan anggaran tambahan dari InJourney sebesar Rp200 miliar.

Tanggal observasi fisik belum dipastikan

Uraian bentuk dan riwayat dalam artikel sumber

Riwayat dan perubahan dibaca dalam bagian sumber terpilih. Tanggal revisi artikel bukan tanggal pembangunan atau survei kondisi.

Dasar informasi:[1]
05

Ukuran dan sistem

Keterangan bahan dan sistem mengikuti uraian sumber terpilih. Ukuran, nama perancang, tahun pembangunan, dan klaim kinerja yang belum diperiksa silang tidak dimasukkan sebagai data tersendiri.

Dasar informasi:[1]

Ukuran belum diringkas dalam tabel ini. Baca angka pada uraian sumber bersama definisi, fase, dan lingkupnya.

06

Dokumentasi dan sumber

Edisi sumber dan hak penggunaan

Kontributor Wikipedia bahasa Indonesia — Taman Mini Indonesia Indah. Revisi 29942679. Markup, tabel, daftar, media, catatan kaki, kutipan panjang, dan bagian nonnaratif dihilangkan. Templat format/bahasa dan angka-satuan sederhana dipertahankan sebagai nilai literal sumber, templat lain dihilangkan; urutan paragraf sumber dipertahankan. Seleksi dan ringkasan merupakan adaptasi independen berlisensi CC BY-SA 4.0.

Kontributor Wikidata · data terstruktur CC0 1.0

Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 ↗

Ringkasan berbahasa Indonesia disusun dari nama, lokasi, kategori, dan istilah arsitektur pada catatan sumber. Teks sumber berbahasa Indonesia mengikuti ketentuan penggunaan yang tercantum di atas. Penelaahan ahli independen belum tercatat.

Riwayat penulis dan kontributor sumber ↗ · revisi 29942679. Teks yang diadaptasi pada profil ini mengikuti CC BY-SA 4.0. Kategori sumber bukan penetapan cagar budaya.

Lingkup identitas: Artikel sumber mengidentifikasi Taman Mini Indonesia Indah sebagai kompleks dengan lingkup beberapa bangunan atau ruang. Profil mengikuti lingkup objek fisik yang dibahas sumber; lembaga pengelola dan objek di sekitarnya tidak menjadi identitas tambahan.

Status sumber: Artikel ensiklopedia kolaboratif; bukan rekaman penetapan pemerintah · Klasifikasi sumber: Kategori artikel; bukan rating bangunan. Tanggal penetapan bukan tanggal konstruksi.

Tanggal atau versi data sumber: 2026-09-23T03:24:46Z.

Catatan pembacaan sumber
  • Adaptasi ensiklopedia kolaboratif; penelaahan ahli independen belum tercatat. Rujukan eksternal dalam artikel bukan sumber yang dinyatakan telah dibaca oleh Arsitektur.
  • Pemilihan paragraf dan pengelompokan bagian mempertahankan teks sumber; markup, templat, tabel, media, dan bagian nonnaratif dihilangkan. Teks serta adaptasinya mengikuti CC BY-SA 4.0.

Dasar informasi

  1. Wikipedia bahasa Indonesia · Taman Mini Indonesia Indah · revisi 29942679 ↗
    Kontributor Wikipedia · diakses pada 2026-10-15 · dokumen 2026-09-23T03:24:46Z
  2. Wikidata P625 · Taman Mini Indonesia Indah ↗
    Kontributor Wikidata · diakses pada 2026-10-15 · dokumen 2025-07-13T22:13:10Z

Disusun oleh Arsitektur. Penelaahan ahli independen tidak diklaim.

Perubahan isi: 2026-10-17. Tanggal ini tidak menyatakan survei fisik, tanggal dokumen, atau penelaahan independen.

Baca dokumentasi