Arsitektur.
bagian dari ensiklopedia.online
ARS-R604338452
Adaptasi ensiklopedia kolaboratif · ringkasan berbahasa Indonesia dan teks sumber berbahasa Indonesia. Identitas dan rujukan berasal dari Arsitektur Indonesia · Wikipedia, nomor ID4338452. Asal dan lisensi uraian
BangunanBenoa, Bali, IndonesiaARS-R604338452

The Apurva Kempinski Bali

The Apurva Kempinski Bali adalah hotel mewah yang terletak di tepi Pantai Sawangan, Badung, Nusa Dua, Bali. Dibuka pada tahun 2019, hotel ini dimiliki oleh Wings melalui anak usahanya, PT Graha Alam Lestari, dan dikelola oleh Kempinski, sebuah jaringan hotel asal Jerman.

Dasar informasi:[1]
Bandingkan
Jenis objek
Bangunan
Fungsi
Fungsi mengikuti uraian sumber
Masa tercatat
Belum diringkas dari riwayat sumber
Kondisi dan status
Kondisi mutakhir belum dinilai
01

Identitas dan tapak

The Apurva Kempinski Bali dicatat dalam lingkup Indonesia. Lokasi yang dinyatakan sumber: Benoa, Bali, Indonesia. Lokasi Indonesia didukung pernyataan negara pada identitas Wikidata yang dicocokkan dengan artikel sumber.

Dasar informasi:[1]
Lingkup profil: Artikel sumber mengidentifikasi The Apurva Kempinski Bali sebagai bangunan individual. Profil mengikuti lingkup objek fisik yang dibahas sumber; lembaga pengelola dan objek di sekitarnya tidak menjadi identitas tambahan. Bangunan lain pada tapak tidak otomatis menjadi bagian dari entitas ini.
Nama utama
The Apurva Kempinski Bali
Lokasi
Benoa, Bali, Indonesia · Bangunan di Indonesia
Nama lain dalam sumber
Q110976292; ID4338452
Klasifikasi sumber
fungsi yang dibahas sumber · nomor ID4338452
Dasar kondisi
Tidak dilakukan survei fisik. Uraian dan kategori artikel tidak otomatis menjadi penetapan warisan atau bukti kondisi saat ini.
Titik lokasi: Titik rujukan Wikidata P625 untuk identitas sumber; bukan jejak bangunan. Ketelitian horizontal belum diverifikasi.
Lihat di Peta Arsitektur ↗
02

Ruang dan fungsi

Profil ini membahas bangunan individual. Fungsi ruang mengikuti uraian sumber. Penggunaan ruang dan perubahannya dapat dibaca dalam teks sumber terpilih. Kategori ini tidak memastikan fungsi operasional saat ini.

Dasar informasi:[1]

Membaca arsitektur

Uraian sumber mencakup bentuk dan susunan tingkat, bahan bangunan, pintu, jendela, atau gerbang, ornamen atau relief, susunan ruang, atap atau kubah, dinding atau fasad. Baca rincian bentuk dan ruang bersama keterangan fase dalam artikel sumber. Unsur-unsur itu dapat berasal dari masa yang berbeda. Teks terpilih tersedia di bawah untuk menelusuri dasar informasinya.

Dasar informasi:[1]

Deskripsi fisik dalam sumber

Teks dari Arsitektur Indonesia · Wikipedia · bahasa Indonesia

Pembuka

The Apurva Kempinski Bali adalah hotel mewah yang terletak di tepi Pantai Sawangan, Badung, Nusa Dua, Bali. Dibuka pada tahun 2019, hotel ini dimiliki oleh Wings melalui anak usahanya, PT Graha Alam Lestari, dan dikelola oleh Kempinski, sebuah jaringan hotel asal Jerman. Hotel ini dikenal karena rancangannya yang berbentuk piramida bertingkat, suatu bentuk adaptasi dari letak hotel di tebing curam. Luas kompleks hotel mencapai 14 hektare, menjadikannya sebagai salah satu hotel terbesar di kawasan Nusa Dua.

Nama hotel ini diambil dari bahasa Sanskerta; apūrva (अपूर्व) dapat diartikan sebagai "unik" atau "tidak tertandingi" dalam bahasa Indonesia.

Arsitektur

The Apurva Kempinski Bali dirancang oleh Budiman Hendropurnomo selaku wakil dari Denton Corker Marshall, dengan Trivium Design Group sebagai perancang interior. Layaknya hotel tetangga, The Ritz-Carlton, Bali, yang dibangun terlebih dahulu, rancangan hotel harus menyesuaikan kondisi lahan yang berada di tebing curam. Sementara The Ritz-Carlton membangun dua kompleks hotel di atas dan bawah tebing yang dihubungkan oleh lift, Kempinski memilih untuk menyatukan gedung dengan tebing. Jika dilihat dari luar, ciri khas paling menonjol hotel ini adalah 250 anak tangga turun dari Pendopo Lobby ke kolam renang yang diapit oleh air mancur dan kamar-kamar bertipe Suite, sehingga memberikan kesan piramida bertingkat. Konsep tangga tersebut terinspirasi oleh subak, Pura Besakih, dan hubungan erat masyarakat Bali dengan air.

Sementara itu, Pendopo Lobby, tepas seluas 2.000 m2, dirancang sebagai replika istana Majapahit dan kental akan arsitektur Jawa. Tepas ini terletak di pucuk tebing, sehingga menyuguhkan pemandangan keseluruhan sanggraloka. Menurut Rudy Dodo dari Trivium Design Group, lantai Pendopo Lobby menggunakan granit yang memantulkan cahaya berbeda saat siang dan malam, sementara dinding yang terinspirasi oleh gebyok diukir oleh 600 perajin asal Jawa dan Bali untuk menonjolkan kemewahan arsitektur Indonesia dari segi modern.

The Apurva Kempinski Bali memiliki rumah makan bawah laut pertama di Bali, Koral Restaurant. Desain restoran yang mampu menampung 80 orang tersebut terinspirasi dari karakteristik Bali dan Kerajaan Majapahit. Bagian dinding Koral dibangun dari bata merah yang dilengkapi dengan langit-langit kayu, sementara lantainya dilapisi ubin hitam dan putih. Bagian jendela akuarium dirancang berbentuk terowongan kaca yang membolehkan tamu untuk melihat ikan-ikan sembari menyantap makanan.

Tema The Apurva Kempinski Bali adalah "Bhinneka Tunggal Ika". Tema ini dapat dilihat dari penamaan kamar-kamar Villa yang merujuk pada kerajaan-kerajaan kuno Indonesia, seperti Sriwijaya, Majapahit, dan Nusantara.

Fasilitas

The Apurva Kempinski Bali memiliki jumlah kamar sebanyak 475 yang tersebar dalam 13 tipe berbeda. Terdapat 3 kategori besar, yaitu Room, Suite, dan Villa yang masing-masing menempati wilayah yang berbeda. Seluruh kamar dengan kategori Suite dan Villa memiliki kolam renang pribadi.

Di atas tebing, kamar-kamar bertipe Singhasari Villa (1 kamar tidur), Sriwijaya Villa (2 kamar tidur), dan Majapahit Villa (3 kamar tidur) membentang dari Jalan Raya Nusa Dua Selatan hingga tebing, mengapit pintu masuk dan kolam hiasan yang mengarah ke tepas bernama Pendopo Lobby. Fasilitas-fasilitas lain yang ada di atas tebing mencakup 4 rumah makan (Bai Yun, Izakaya by Oku, L'Atelier by Cyril Kongo, Selasar Deli), pusat kebugaran, spa, pusat bisnis, dan sejumlah ruang pertemuan, termasuk balai riung Candi. Dari Pendopo Lobby, kompleks hotel mengikuti turunan curam hingga ke bawah tebing. Wilayah turunan ini ditempati oleh kamar-kamar bertipe Cliff Private Pool Junior Suite (terletak di lantai-lantai bawah), Cliff Private Pool Ocean Junior Suite (terletak di lantai-lantai atas), The Apurva Prestige Suite (kamar lebih besar, terletak di lantai-lantai bawah), dan The Apurva Prestige Ocean Suite (kamar lebih besar, terletak di lantai-lantai atas). Selain itu, terdapat pula 2 ruang rapat dan 2 kapel bernama Amala dan Kimaya.

Sementara itu, kompleks hotel di bawah tebing terpusat pada sebuah taman air di tengah yang diapit oleh 2 gedung berlantai 4, masing-masing ditempati oleh kamar-kamar berkategori Room dengan 3 konfigurasi: Grand Deluxe Room (menghadap ke luar hotel), Grand Deluxe Ocean Court Room (menghadap ke dalam hotel), dan Grand Deluxe Lagoon Room (terletak di lantai terbawah, memberikan akses ke kolam renang berbagi yang mengelilingi gedung). Ujung tenggara masing-masing gedung ditempati oleh 2 tipe kamar Suite: Ocean Front Private Pool Junior Suite di 3 lantai terbawah dan Ocean Front Prestige Suite di lantai teratas. Akomodasi tertinggi hotel, Nusantara Villa, terletak di tepi pantai dan memiliki 3 kamar tidur dan 2 kolam renang, salah satunya dengan panjang 18 meter. Selain itu, kawasan bawah tebing juga menaungi kolam renang umum, tempat penitipan anak, 4 rumah makan (Koral Restaurant, Kubu Pool Bar, Pala Restaurant & Rooftop Bar, Reef Beach Club), dan kapel bernama Apurva.

03

Pihak dan peran

Perancang dan pelaksana belum diringkas dalam tabel ini. Nama dan perannya mungkin disebut dalam uraian sumber; baca sesuai konteksnya.

Atribusi berlaku pada fase yang disebut. Pemesan, perancang, pelaksana, dan pembangun mempunyai peran berbeda.

04

Riwayat perubahan

Riwayat dalam arsip sumber

Teks dari Arsitektur Indonesia · Wikipedia · bahasa Indonesia

Sejarah

The Apurva Kempinski Bali dicetuskan oleh Wings, produsen barang-barang rumah tangga dan makanan asal Surabaya milik miliarder Eddy William Katuari. Proyek tersebut sudah direncanakan sejak tahun 2010, ketika manajemen Hotel Indonesia, cabang pertama Kempinski di Indonesia, menyebutkan bahwa perusahaan tersebut hendak membuka cabang di Bali. Pada bulan Desember 2012, Nusa Konstruksi Enjiniring memperoleh mandat sebagai pemborong hotel, dengan investasi pembangunan mencapai Rp305 miliar. Beberapa bulan kemudian, konstruksi hotel dimulai. Pembangunan hotel memakan waktu yang cukup lama; awalnya ditargetkan selesai pada tahun 2014, proyek ini mengalami penundaan beberapa kali.

Pada tanggal 1 Februari 2019, The Apurva Kempinski Bali akhirnya dibuka untuk umum, namun masih dalam keadaan setengah jadi. Keseluruhan proyek selesai ketika kamar-kamar bertipe Villa diresmikan pada bulan Januari 2020, hanya beberapa minggu sebelum pandemi Covid-19 memporak-porandakan dunia penyantunan. Hotel ini tetap dibuka dan tidak merumahkan karyawan selama pandemi berlangsung. Di saat yang bersamaan, mereka melakukan reorientasi dadakan dari target wisatawan mancanegara menjadi pribumi. Meskipun sudah berdiri sejak tahun 2019, popularitas hotel dikabarkan melonjak pesat ketika mereka dipilih sebagai tuan rumah dari Konferensi Tingkat Tinggi G20 Bali 2022.

Tanggal observasi fisik belum dipastikan

Uraian bentuk dan riwayat dalam artikel sumber

Riwayat dan perubahan dibaca dalam bagian sumber terpilih. Tanggal revisi artikel bukan tanggal pembangunan atau survei kondisi.

Dasar informasi:[1]
05

Ukuran dan sistem

Keterangan bahan dan sistem mengikuti uraian sumber terpilih. Ukuran, nama perancang, tahun pembangunan, dan klaim kinerja yang belum diperiksa silang tidak dimasukkan sebagai data tersendiri.

Dasar informasi:[1]

Ukuran belum diringkas dalam tabel ini. Baca angka pada uraian sumber bersama definisi, fase, dan lingkupnya.

06

Dokumentasi dan sumber

Edisi sumber dan hak penggunaan

Kontributor Wikipedia bahasa Indonesia — The Apurva Kempinski Bali. Revisi 29015626. Markup, tabel, daftar, media, catatan kaki, kutipan panjang, dan bagian nonnaratif dihilangkan. Templat format/bahasa dan angka-satuan sederhana dipertahankan sebagai nilai literal sumber, templat lain dihilangkan; urutan paragraf sumber dipertahankan. Seleksi dan ringkasan merupakan adaptasi independen berlisensi CC BY-SA 4.0.

Kontributor Wikidata · data terstruktur CC0 1.0

Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 ↗

Ringkasan berbahasa Indonesia disusun dari nama, lokasi, kategori, dan istilah arsitektur pada catatan sumber. Teks sumber berbahasa Indonesia mengikuti ketentuan penggunaan yang tercantum di atas. Penelaahan ahli independen belum tercatat.

Riwayat penulis dan kontributor sumber ↗ · revisi 29015626. Teks yang diadaptasi pada profil ini mengikuti CC BY-SA 4.0. Kategori sumber bukan penetapan cagar budaya.

Lingkup identitas: Artikel sumber mengidentifikasi The Apurva Kempinski Bali sebagai bangunan individual. Profil mengikuti lingkup objek fisik yang dibahas sumber; lembaga pengelola dan objek di sekitarnya tidak menjadi identitas tambahan.

Status sumber: Artikel ensiklopedia kolaboratif; bukan rekaman penetapan pemerintah · Klasifikasi sumber: Kategori artikel; bukan rating bangunan. Tanggal penetapan bukan tanggal konstruksi.

Tanggal atau versi data sumber: 2026-03-07T04:01:34Z.

Catatan pembacaan sumber
  • Adaptasi ensiklopedia kolaboratif; penelaahan ahli independen belum tercatat. Rujukan eksternal dalam artikel bukan sumber yang dinyatakan telah dibaca oleh Arsitektur.
  • Pemilihan paragraf dan pengelompokan bagian mempertahankan teks sumber; markup, templat, tabel, media, dan bagian nonnaratif dihilangkan. Teks serta adaptasinya mengikuti CC BY-SA 4.0.

Dasar informasi

  1. Wikipedia bahasa Indonesia · The Apurva Kempinski Bali · revisi 29015626 ↗
    Kontributor Wikipedia · diakses pada 2026-10-15 · dokumen 2026-03-07T04:01:34Z
  2. Wikidata P625 · The Apurva Kempinski Bali ↗
    Kontributor Wikidata · diakses pada 2026-10-15 · dokumen 2026-04-05T17:05:41Z

Disusun oleh Arsitektur. Penelaahan ahli independen tidak diklaim.

Perubahan isi: 2026-10-17. Tanggal ini tidak menyatakan survei fisik, tanggal dokumen, atau penelaahan independen.

Baca dokumentasi