Arsitektur.
bagian dari ensiklopedia.online
ARS-R604735040
Adaptasi ensiklopedia kolaboratif · ringkasan berbahasa Indonesia dan teks sumber berbahasa Indonesia. Identitas dan rujukan berasal dari Arsitektur Indonesia · Wikipedia, nomor ID4735040. Asal dan lisensi uraian
BangunanDaratsekip, Kalimantan Barat, IndonesiaARS-R604735040

Vihara Bodhisatva Karaniya Metta

Vihara Bodhisatva Karaniya Metta (disebut juga sebagai Kelenteng Tri Darma Bhakti) adalah wihara tertua di Kota Pontianak, Kalimantan Barat, Indonesia. Kelenteng ini berawal dari penggabungan tiga kelenteng, yaitu Kelenteng Dewi Samudra (Ma Cou), Kelenteng Putera Naga (Tai Ce Ya), dan Kam Tian Tai Tie (Tua Pek Kong) pada tahun 1906.

Dasar informasi:[1]
Bandingkan
Jenis objek
Bangunan
Fungsi
Keagamaan (kategori penelusuran)
Masa tercatat
Belum diringkas dari riwayat sumber
Kondisi dan status
Kondisi mutakhir belum dinilai
01

Identitas dan tapak

Vihara Bodhisatva Karaniya Metta dicatat dalam lingkup Indonesia. Lokasi yang dinyatakan sumber: Daratsekip, Kalimantan Barat, Indonesia. Lokasi Indonesia didukung pernyataan negara pada identitas Wikidata yang dicocokkan dengan artikel sumber.

Dasar informasi:[1]
Lingkup profil: Artikel sumber mengidentifikasi Vihara Bodhisatva Karaniya Metta sebagai bangunan individual. Profil mengikuti lingkup objek fisik yang dibahas sumber; lembaga pengelola dan objek di sekitarnya tidak menjadi identitas tambahan. Bangunan lain pada tapak tidak otomatis menjadi bagian dari entitas ini.
Nama utama
Vihara Bodhisatva Karaniya Metta
Lokasi
Daratsekip, Kalimantan Barat, Indonesia · Bangunan di Indonesia
Nama lain dalam sumber
Q139987772; ID4735040
Klasifikasi sumber
keagamaan · nomor ID4735040
Dasar kondisi
Tidak dilakukan survei fisik. Uraian dan kategori artikel tidak otomatis menjadi penetapan warisan atau bukti kondisi saat ini.
Titik lokasi: Titik rujukan Wikidata P625 untuk identitas sumber; bukan jejak bangunan. Ketelitian horizontal belum diverifikasi.
Lihat di Peta Arsitektur ↗
02

Ruang dan fungsi

Profil ini membahas bangunan individual. Kategori fungsi untuk penelusuran: keagamaan. Penggunaan ruang dan perubahannya dapat dibaca dalam teks sumber terpilih. Kategori ini tidak memastikan fungsi operasional saat ini.

Dasar informasi:[1]

Membaca arsitektur

Uraian sumber mencakup bentuk dan susunan tingkat, bahan bangunan, pintu, jendela, atau gerbang, ornamen atau relief, susunan ruang, atap atau kubah, tiang atau struktur penyangga, dinding atau fasad. Baca rincian bentuk dan ruang bersama keterangan fase dalam artikel sumber. Unsur-unsur itu dapat berasal dari masa yang berbeda. Teks terpilih tersedia di bawah untuk menelusuri dasar informasinya.

Dasar informasi:[1]

Deskripsi fisik dalam sumber

Teks dari Arsitektur Indonesia · Wikipedia · bahasa Indonesia

Pembuka

Vihara Bodhisatva Karaniya Metta (disebut juga sebagai Kelenteng Tri Darma Bhakti) adalah wihara tertua di Kota Pontianak, Kalimantan Barat, Indonesia. Kelenteng ini berawal dari penggabungan tiga kelenteng, yaitu Kelenteng Dewi Samudra (Ma Cou), Kelenteng Putera Naga (Tai Ce Ya), dan Kam Tian Tai Tie (Tua Pek Kong) pada tahun 1906. Wihara ini terletak di tepi Sungai Kapuas, dan juga terletak dekat dengan Pasar Kapuas Indah.

Bangunan yang semula berbahan kayu ini telah beberapa kali dipugar, tetapi tetap mempertahankan sejumlah unsur arsitektur tradisionalnya, termasuk konstruksi kayu yang disambung tanpa paku besi. Selain berfungsi sebagai tempat ibadah umat Tridharma, wihara ini juga menjadi salah satu cagar budaya di kawasan Pontianak.

Tata ruang

Bangunan wihara awalnya terbuat dari kayu, tetapi mengalami beberapa kali pemugaran akibat pelapukan karena usia. Meskipun demikian, struktur utama bangunan tetap mempertahankan bentuk arsitektur tradisionalnya. Tiang dan rangka atap kayu disambung menggunakan pasak kayu dan ikatan rotan tanpa paku besi. Pada kedua sisi bangunan terdapat Sumur Naga dan Sumur Harimau yang diberi atap terbuka untuk menghadirkan pencahayaan alami ke dalam ruang ibadah. Bagian belakang bangunan juga dibuat lebih tinggi daripada bagian depan.

Peribadatan

Dewi Ma Cou atau Dewi Samudera menjadi dewa utama yang dipuja di wihara ini. Wihara ini memiliki tiga altar utama untuk sembahyang, yaitu altar Dewi Ma Cou di bagian tengah yang diapit oleh altar Putera Raja Naga (Na Ca) dan Kam Thian Tai Ti (Tua Pek Kong). Dalam tradisi masyarakat Tionghoa pesisir, Dewi Ma Cou dipercaya sebagai pelindung para pelaut dan nelayan. Para perantau Tionghoa dari Tiongkok Selatan kerap membawa patung Dewi Ma Cou ketika melakukan pelayaran jarak jauh menuju Asia Tenggara. Hingga kini, patung Dewi Ma Cou masih ditempatkan di altar utama wihara bersama sejumlah figur suci lainnya, seperti Putera Raja Naga, Dewi Kwan Im, Buddha Sakyamuni, Hua Kuang Tai Ti, Kam Thian Ti, dan Tak Nie Tai Sue.

Gerbang utama wihara memiliki tiga pintu yang bertuliskan "Dharma", "Bodhisatva", dan "Sangha". Di dalam ruang sembahyang terdapat altar, lilin, hio, lampion, serta berbagai persembahan berupa buah-buahan dan makanan. Perayaan ulang tahun Dewi Ma Cou yang jatuh pada tanggal 23 bulan ketiga kalender Imlek menjadi salah satu perayaan penting yang menarik banyak umat untuk bersembahyang.

03

Pihak dan peran

Perancang dan pelaksana belum diringkas dalam tabel ini. Nama dan perannya mungkin disebut dalam uraian sumber; baca sesuai konteksnya.

Atribusi berlaku pada fase yang disebut. Pemesan, perancang, pelaksana, dan pembangun mempunyai peran berbeda.

04

Riwayat perubahan

Riwayat dalam arsip sumber

Teks dari Arsitektur Indonesia · Wikipedia · bahasa Indonesia

Sejarah

Vihara Bodhisatva Karaniya Metta berawal dari penggabungan tiga kelenteng, yaitu Kelenteng Dewi Samudera (Ma Cou), Kelenteng Putera Naga (Tai Ce Ya), dan Kam Tian Tai Tie (Tua Pek Kong), yang kemudian dikenal sebagai Kelenteng Tiga Dewa Dewi (Sa Sin Keng). Kelenteng Tiga Dewa Dewi didirikan pada tahun 1906. Sebelum penggabungan tersebut, Kelenteng Dewi Samudera dan Kelenteng Putera Naga berada di kawasan Jalan Teng Seng Hie dekat Pelabuhan Seng Hie, sedangkan Kam Tian Tai Tie berada di kawasan Parit Pekong.

Menurut catatan yang dikutip pengelola wihara, keberadaan pot sembahyang "Langit Bumi" telah tercatat sejak tahun 1673, sedangkan lonceng Kam Tian Tai Tie telah ada di Pontianak sejak tahun 1789. Namun, terdapat budayawan meragukan bahwa usia benda-benda tersebut dapat digunakan sebagai bukti usia kelenteng, karena kemungkinan dibawa dari Tiongkok pada masa yang lebih kemudian. Menurut Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Pontianak, kelenteng ini telah berdiri setidaknya sejak tahun 1829.

Yayasan dan renovasi

Pada tahun 1983 dibentuk Yayasan Vihara Bodhisatva Karaniya Metta sebagai pengelola wihara. Renovasi pertama dilakukan pada tahun 1990 oleh Yayasan Bakti Suci di bawah pimpinan Ang Cui Bu (Abu Hasan). Pada renovasi tersebut, lantai papan diganti dengan keramik dan dinding kayu diganti dengan dinding semen berornamen relief. Renovasi berikutnya dilakukan pada tahun 1992 di bawah pimpinan Mariana (Can Heng Ngo). Renovasi besar kembali dilaksanakan pada September 2012. Renovasi tersebut memperkenalkan konsep "Keempat Penjuru Langit dan Bumi Abadi Selamanya".

Tanggal observasi fisik belum dipastikan

Uraian bentuk dan riwayat dalam artikel sumber

Riwayat dan perubahan dibaca dalam bagian sumber terpilih. Tanggal revisi artikel bukan tanggal pembangunan atau survei kondisi.

Dasar informasi:[1]
05

Ukuran dan sistem

Keterangan bahan dan sistem mengikuti uraian sumber terpilih. Ukuran, nama perancang, tahun pembangunan, dan klaim kinerja yang belum diperiksa silang tidak dimasukkan sebagai data tersendiri.

Dasar informasi:[1]

Ukuran belum diringkas dalam tabel ini. Baca angka pada uraian sumber bersama definisi, fase, dan lingkupnya.

06

Dokumentasi dan sumber

Edisi sumber dan hak penggunaan

Kontributor Wikipedia bahasa Indonesia — Vihara Bodhisatva Karaniya Metta. Revisi 29982729. Markup, tabel, daftar, media, catatan kaki, kutipan panjang, dan bagian nonnaratif dihilangkan. Templat format/bahasa dan angka-satuan sederhana dipertahankan sebagai nilai literal sumber, templat lain dihilangkan; urutan paragraf sumber dipertahankan. Seleksi dan ringkasan merupakan adaptasi independen berlisensi CC BY-SA 4.0.

Kontributor Wikidata · data terstruktur CC0 1.0

Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 ↗

Ringkasan berbahasa Indonesia disusun dari nama, lokasi, kategori, dan istilah arsitektur pada catatan sumber. Teks sumber berbahasa Indonesia mengikuti ketentuan penggunaan yang tercantum di atas. Penelaahan ahli independen belum tercatat.

Riwayat penulis dan kontributor sumber ↗ · revisi 29982729. Teks yang diadaptasi pada profil ini mengikuti CC BY-SA 4.0. Kategori sumber bukan penetapan cagar budaya.

Lingkup identitas: Artikel sumber mengidentifikasi Vihara Bodhisatva Karaniya Metta sebagai bangunan individual. Profil mengikuti lingkup objek fisik yang dibahas sumber; lembaga pengelola dan objek di sekitarnya tidak menjadi identitas tambahan.

Status sumber: Artikel ensiklopedia kolaboratif; bukan rekaman penetapan pemerintah · Klasifikasi sumber: Kategori artikel; bukan rating bangunan. Tanggal penetapan bukan tanggal konstruksi.

Tanggal atau versi data sumber: 2026-09-25T17:29:00Z.

Catatan pembacaan sumber
  • Adaptasi ensiklopedia kolaboratif; penelaahan ahli independen belum tercatat. Rujukan eksternal dalam artikel bukan sumber yang dinyatakan telah dibaca oleh Arsitektur.
  • Pemilihan paragraf dan pengelompokan bagian mempertahankan teks sumber; markup, templat, tabel, media, dan bagian nonnaratif dihilangkan. Teks serta adaptasinya mengikuti CC BY-SA 4.0.

Dasar informasi

  1. Wikipedia bahasa Indonesia · Vihara Bodhisatva Karaniya Metta · revisi 29982729 ↗
    Kontributor Wikipedia · diakses pada 2026-10-15 · dokumen 2026-09-25T17:29:00Z
  2. Wikidata P625 · Vihara Bodhisatva Karaniya Metta ↗
    Kontributor Wikidata · diakses pada 2026-10-15 · dokumen 2026-05-30T15:40:04Z

Disusun oleh Arsitektur. Penelaahan ahli independen tidak diklaim.

Perubahan isi: 2026-10-17. Tanggal ini tidak menyatakan survei fisik, tanggal dokumen, atau penelaahan independen.

Baca dokumentasi