Arsitektur.
bagian dari ensiklopedia.online
ARS-R602752695
Adaptasi ensiklopedia kolaboratif · ringkasan berbahasa Indonesia dan teks sumber berbahasa Indonesia. Identitas dan rujukan berasal dari Arsitektur Indonesia · Wikipedia, nomor ID2752695. Asal dan lisensi uraian
TipologiGorontalo, IndonesiaARS-R602752695

Dulohupa

Dulohupa adalah rumah adat atau rumah tradisional Indonesia sebagai bagian dari lambang adat Gorontalo yang dibangun oleh pemerintah di Kelurahan Limba U2, Kecamatan Kota Selatan, Kota Gorontalo, Provinsi Gorontalo .

Dasar informasi:[1]
Jenis objek
Tipologi
Fungsi
Fungsi mengikuti uraian sumber
Masa tercatat
Belum diringkas dari riwayat sumber
Kondisi dan status
Kondisi mutakhir belum dinilai
01

Identitas dan tapak

Dulohupa dicatat dalam lingkup Indonesia. Lokasi yang dinyatakan sumber: Gorontalo, Indonesia. Lokasi Indonesia didukung pernyataan negara pada identitas Wikidata yang dicocokkan dengan artikel sumber.

Dasar informasi:[1]
Lingkup profil: Artikel sumber mengidentifikasi Dulohupa sebagai bentuk atau tipologi arsitektur. Profil membahas konsep arsitektur dan variasinya dalam konteks Indonesia; bukan satu bangunan contoh atau klaim asal yang eksklusif. Profil mengikuti lingkup konsep atau elemen yang dijelaskan sumber; tidak dihitung sebagai satu bangunan individual.
Nama utama
Dulohupa
Lokasi
Gorontalo, Indonesia · Bangunan di Indonesia
Nama lain dalam sumber
Q65213849; ID2752695
Klasifikasi sumber
fungsi yang dibahas sumber · nomor ID2752695
Dasar kondisi
Tidak dilakukan survei fisik. Uraian dan kategori artikel tidak otomatis menjadi penetapan warisan atau bukti kondisi saat ini.
02

Ruang dan fungsi

Profil ini membahas tipologi arsitektur. Fungsi ruang mengikuti uraian sumber. Penggunaan ruang dan perubahannya dapat dibaca dalam teks sumber terpilih. Kategori ini tidak memastikan fungsi operasional saat ini.

Dasar informasi:[1]

Membaca arsitektur

Uraian sumber mencakup bentuk dan susunan tingkat, bahan bangunan, pintu, jendela, atau gerbang, susunan ruang, atap atau kubah, tiang atau struktur penyangga, dinding atau fasad. Baca rincian bentuk dan ruang bersama keterangan fase dalam artikel sumber. Unsur-unsur itu dapat berasal dari masa yang berbeda. Teks terpilih tersedia di bawah untuk menelusuri dasar informasinya.

Dasar informasi:[1]

Deskripsi fisik dalam sumber

Teks dari Arsitektur Indonesia · Wikipedia · bahasa Indonesia

Pembuka

Dulohupa adalah rumah adat atau rumah tradisional Indonesia sebagai bagian dari lambang adat Gorontalo yang dibangun oleh pemerintah di Kelurahan Limba U2, Kecamatan Kota Selatan, Kota Gorontalo, Provinsi Gorontalo . Penduduk Gorontalo menyebut Dulohupa dengan nama Yiladia Dulohupa Lo Ulipu Hulondhalo. Dulohupa memiliki bentuk rumah panggung dengan badan terbuat dari papan dan struktur atapnya bernuansa daerah Gorontalo. Sebagai lambang dari rumah adat Gorontalo, Dulohupa memiliki hiasan berupa pilar-pilar kayu, sedangkan sebagai simbol tangga adat atau yang disebut juga dengan Tolitihu, Dulohupa memiliki dua buah tangga yang masing-masing berada di sebelah kanan dan kiri rumah. Saat ini, Dulohupa dilengkapi dengan taman bunga, bangunan tempat penjualan cendera mata, serta bangunan yang menyimpan kereta kerajaan yang disebut dengan Talanggeda.

Arsitektur dan makna

Rumah adat Dulohupa memiliki model rumah panggung yang masing-masing bagiannya menggambarkan badan manusia. Atap rumah menggambarkan kepala, badan rumah menggambarkan badan, serta pilar kayu penyangga rumah menggambarkan kaki. Selain menggambarkan badan manusia, model rumah panggung dipilih untuk menghindari banjir yang sering terjadi di kala pembangunan rumah adat ini. Rumah adat Dulohupa juga disebut sebagai sebuah representasi kebudayaan masyarakat Gorontalo. Sebagai salah satu dari banyak rumah adat yang memiliki makna sejarah, rumah adat Dulohupa merepresentasikan sebuah komunitas pada zamannya dan juga menggambarkan kemajuan sebuah peradaban. Hal ini bisa dikupas dari bagian-bagian rumah secara detail beserta makna yang mengandung prinsip-prinsip dan kebudayaan yang mendasarinya.

Atap

Bagian atap rumah tersusun dari jerami terbaik dan menyerupai sebuah pelana yaitu berbentuk segitiga bersusun dua yang menggambarkan syariat dan adat penduduk Gorontalo. Susunan atap bagian atas menggambarkan agama sebagai yang paling utama dalam hidup masyarakat Gorontalo yaitu kepercayaan kepada Tuhan Yang Maha Esa. Susunan atap bagian bawah menggambarkan kepercayaan penduduk Gorontalo terhadap kebudayaan dan adat istiadat setempat. Dahulu, pada puncak atap dipasang dua buah batang kayu bersilang yang disebut Talapua yang dipercayai penduduk Gorontalo dapat menangkal roh-roh jahat. Namun, seiiring dengan perkembangan kepercayaan Islami, Talapua sudah tidak dipasang lagi sekarang.

Ruang

Bagian dinding depan terdapat Tange lo bu’ulu yang digantung di samping pintu masuk rumah dan menggambarkan kesejahteraan penduduk Gorontalo. Bagian dalam rumah adat Dulohupa tidak terdapat banyak sekat sehingga bergaya terbuka. Seperti kebanyakan rumah adat lainnya, Dulohupa juga memiliki anjungan yang merupakan tempat khusus untuk peristirahatan raja dan keluarga kerajaan atau bersantai sambil melihat kegiatan remaja istana bermain sepak raga.

Pilar

Rumah adat Dulohupa ditopang oleh pilar-pilar yang terbuat dari kayu. Tidak hanya berfungsi sebagai penyokong, pilar-pilar kayu memiliki makna mendalam yang merepresentasikan masyarakat Gorontalo. Ada tiga jenis pilar yaitu pilar utama atau wolihi yang berjumlah 2 buah, pilar depan yang berjumlah 6 buah, dan pilar dasar atau potu yang berjumlah 32 buah.

Pilar utama atau wolihi menyokong bagian atap secara langsung yaitu memanjang dari tanah sampai rangka atap. Pilar utama ini menjadi simbol ikrar persatuan dan kesatuan yang kekal abadi antara dua bersaudara Gorontalo dan Limboto (janji lou dulowo mohutato-Hulontalo-Limutu) pada tahun 1664. Selain itu angka 2 sebagai jumlah pilar utama menggambarkan delito (pola) adat dan syariat sebagai prinsip hidup penduduk Gorontalo yang dianut dalam pemerintahan maupun dalam kehidupan sehari-hari.

Pilar depan juga menempel di atas tanah langsung ke rangka atap seperti pada pilar utama. Pilar depan ini menggambarkan 6 sifat utama atau ciri penduduk lou dulowo limo lopahalaa yaitu sifat tinepo atau tenggang rasa, sifat tombulao atau hormat, sifat tombulu atau bakti kepada penguasa, sifat wuudu atau sesuai kewajaran, sifat adati atau patuh kepada peraturan, sifat butoo atau taat pada keputusan hakim.

Pilar dasar atau potu yang berjumlah 32 buah menggambarkan 32 penjuru mata angin. Pada masanya pilar ini dikhususkan untuk golongan para raja dan bangsawan. Bentuk pilar yang terletak di bagian depan (serambi) berbentuk persegi berjumlah 4, 6 atau 8 yang menggambarkan banyaknya budak yang dimiliki oleh raja. Seiring berjalannya waktu, makna jumlah pilar ini sudah tidak relevan sehingga tidak lagi menggambarkan makna tertentu, tetapi tetap digunakan walaupun bukan pada rumah bangsawan.

Anak tangga

Jumlah anak tangga pada rumah adat Dulohupa memiliki makna tersendiri. Jumlah anak tangga terdiri dari 5 sampai 7 buah anak tangga. Angka 5 menggambarkan rukun Islam dan 5 filosofi hidup penduduk Gorontalo, yaitu Bangusa talalo atau menjaga keturunan, Lipu poduluwalo atau mengabadikan diri untuk membela negeri, dan Batanga pomaya, Upango potombulu, Nyawa podungalo yang berarti mempertaruhkan nyawa untuk mewakafkan dan mengorbankan harta. Sedangkan angka 7 menggambarkan 7 tingkatan nafsu pada manusia yaitu amarah, lauwamah, mulhimah, muthmainnah, rathiah, mardhiah, dan kamilan.

Fungsi

Dahulu, rumah adat Dulohupa digunakan sebagai tempat bermusyawarah keluarga kerajaan. Kata Dulohupa sendiri merupakan bahasa daerah Gorontalo yang berarti mufakat atau kesepakatan. Selain sebagai tempat bermusyawarah, Dulohupa juga digunakan sebagai ruang sidang kerajaan bagi pengkhianat negara yang dilakukan dalam bentuk sidang tiga tahap pemerintahan yaitu Buwatulo Bala (tahap keamanan), Buwatulo Syara (tahap hukum agama Islam) dan Buwatulo Adati (tahap hukum adat), serta digunakan juga untuk merencanakan kegiatan pembangunan daerah serta menyelesaikan permasalahan penduduk setempat.

Saat ini, rumah adat Dulohupa difungsikan untuk pagelaran upacara adat, seperti upacara adat pernikahan dan pagelaran budaya dan seni di Gorontalo. Di dalam rumah adat ini tersedia perlengkapan untuk upacara perkawinan seperti busana adat pengantin, perhiasan-perhiasan, pelaminan dan benda-benda berharga lainnya. Tak lepas dari acara yang berhubungan dengan adat, pada tahun 2012 rumah adat Dulohupa digunakan sebagai tempat deklarasi dewan adat Gorontalo atau Duango adati lo Hulonthalo yang beranggotakan 11 orang. Salah satu fungsi dewan adat adalah untuk meluruskan kembali adat istiadat Gorontalo yang melenceng dan diharapkan dengan adanya kerjasama antara pemerintah daerah dan tokoh adat se-Gorontalo maka paham bisa disatukan dan pembangunan Gorontalo semakin lancar. Oleh karena itu, deklarasi ini pun dihadiri oleh tokoh adat, tokoh agama, tokoh masyarakat serta staf ahli Gubernur Gorontalo dan kepala daerah se-Gorontalo. Pada tahun 2017, rumah adat Dulohupa menjadi lokasi digelarnya pameran bersama yang diselenggarakan oleh Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Gorontalo. Pameran yang diikuti seluruh BPCB dan beberapa museum di Indonesia ini menampilkan beragam identitas budaya Indonesia dari pembabakan, zaman kolonial, hingga zaman kemerdekaan.

Wisata budaya

Rumah adat Dulohupa saat ini menjadi objek wisata budaya di jantung kota Gorontalo. Sebagai objek wisata, pemerintah kota Gorontalo memiliki kesempatan untuk memperkenalkan rumah adat dan budaya Gorontalo kepada para pengunjung.

03

Pihak dan peran

Perancang dan pelaksana belum diringkas dalam tabel ini. Nama dan perannya mungkin disebut dalam uraian sumber; baca sesuai konteksnya.

Atribusi berlaku pada fase yang disebut. Pemesan, perancang, pelaksana, dan pembangun mempunyai peran berbeda.

04

Riwayat perubahan

Belum tersedia informasi bersumber untuk bagian ini.

05

Ukuran dan sistem

Keterangan bahan dan sistem mengikuti uraian sumber terpilih. Ukuran, nama perancang, tahun pembangunan, dan klaim kinerja yang belum diperiksa silang tidak dimasukkan sebagai data tersendiri.

Dasar informasi:[1]

Ukuran belum diringkas dalam tabel ini. Baca angka pada uraian sumber bersama definisi, fase, dan lingkupnya.

06

Dokumentasi dan sumber

Edisi sumber dan hak penggunaan

Kontributor Wikipedia bahasa Indonesia — Dulohupa. Revisi 28669610. Markup, tabel, daftar, media, catatan kaki, kutipan panjang, dan bagian nonnaratif dihilangkan. Templat format/bahasa dan angka-satuan sederhana dipertahankan sebagai nilai literal sumber, templat lain dihilangkan; urutan paragraf sumber dipertahankan. Seleksi dan ringkasan merupakan adaptasi independen berlisensi CC BY-SA 4.0.

Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 ↗

Ringkasan berbahasa Indonesia disusun dari nama, lokasi, kategori, dan istilah arsitektur pada catatan sumber. Teks sumber berbahasa Indonesia mengikuti ketentuan penggunaan yang tercantum di atas. Penelaahan ahli independen belum tercatat.

Riwayat penulis dan kontributor sumber ↗ · revisi 28669610. Teks yang diadaptasi pada profil ini mengikuti CC BY-SA 4.0. Kategori sumber bukan penetapan cagar budaya.

Lingkup identitas: Artikel sumber mengidentifikasi Dulohupa sebagai bentuk atau tipologi arsitektur. Profil membahas konsep arsitektur dan variasinya dalam konteks Indonesia; bukan satu bangunan contoh atau klaim asal yang eksklusif.

Status sumber: Artikel ensiklopedia kolaboratif; bukan rekaman penetapan pemerintah · Klasifikasi sumber: Kategori artikel; bukan rating bangunan. Tanggal penetapan bukan tanggal konstruksi.

Tanggal atau versi data sumber: 2025-12-06T15:35:17Z.

Catatan pembacaan sumber
  • Adaptasi ensiklopedia kolaboratif; penelaahan ahli independen belum tercatat. Rujukan eksternal dalam artikel bukan sumber yang dinyatakan telah dibaca oleh Arsitektur.
  • Pemilihan paragraf dan pengelompokan bagian mempertahankan teks sumber; markup, templat, tabel, media, dan bagian nonnaratif dihilangkan. Teks serta adaptasinya mengikuti CC BY-SA 4.0.

Dasar informasi

  1. Wikipedia bahasa Indonesia · Dulohupa · revisi 28669610 ↗
    Kontributor Wikipedia · diakses pada 2026-10-15 · dokumen 2025-12-06T15:35:17Z

Disusun oleh Arsitektur. Penelaahan ahli independen tidak diklaim.

Perubahan isi: 2026-10-17. Tanggal ini tidak menyatakan survei fisik, tanggal dokumen, atau penelaahan independen.

Baca dokumentasi