Rumah Osing
Rumah Osing adalah rumah tradisional suku Osing yang berada di Desa Kemiren, Banyuwangi. Daerah tersebut juga sudah ditetapkan sebagai cagar budaya. Rumah Osing tidak boleh dibangun menghadap gunung dan harus menghadap jalan.
- Jenis objek
- Tipologi
- Fungsi
- Hunian (kategori penelusuran)
- Masa tercatat
- Belum diringkas dari riwayat sumber
- Kondisi dan status
- Kondisi mutakhir belum dinilai
Identitas dan tapak
Rumah Osing dicatat dalam lingkup Indonesia. Lokasi yang dinyatakan sumber: Tradisi arsitektur Indonesia. Lokasi Indonesia didukung pernyataan negara pada identitas Wikidata yang dicocokkan dengan artikel sumber.
- Nama utama
- Rumah Osing
- Lokasi
- Tradisi arsitektur Indonesia · Bangunan di Indonesia
- Nama lain dalam sumber
- Q65213671; ID2773796
- Klasifikasi sumber
- hunian · nomor ID2773796
- Dasar kondisi
- Tidak dilakukan survei fisik. Uraian dan kategori artikel tidak otomatis menjadi penetapan warisan atau bukti kondisi saat ini.
Ruang dan fungsi
Profil ini membahas tipologi arsitektur. Kategori fungsi untuk penelusuran: hunian. Penggunaan ruang dan perubahannya dapat dibaca dalam teks sumber terpilih. Kategori ini tidak memastikan fungsi operasional saat ini.
Membaca arsitektur
Uraian sumber mencakup bentuk dan susunan tingkat, bahan bangunan, pintu, jendela, atau gerbang, ornamen atau relief, susunan ruang, atap atau kubah, tiang atau struktur penyangga, dinding atau fasad. Baca rincian bentuk dan ruang bersama keterangan fase dalam artikel sumber. Unsur-unsur itu dapat berasal dari masa yang berbeda. Teks terpilih tersedia di bawah untuk menelusuri dasar informasinya.
Deskripsi fisik dalam sumber
Teks dari Arsitektur Indonesia · Wikipedia · bahasa Indonesia
Pembuka
Rumah Osing adalah rumah tradisional suku Osing yang berada di Desa Kemiren, Banyuwangi. Daerah tersebut juga sudah ditetapkan sebagai cagar budaya. Rumah Osing tidak boleh dibangun menghadap gunung dan harus menghadap jalan. Tidak ada ritual khusus untuk mendirikan rumah Osing. Namun, setelah selesai mendirikan rumah Osing, masyarakat di Bayuwangi biasanya melakukan selamatan. Arah hadap rumah Osing pada saat pendirian ditentukan dari hari kematian orang tua. Orientasi ke Utara untuk hari Kamis, Timur untuk hari Selasa, Selatan untuk hari Rabu, dan Barat untuk hari Senin atau Minggu. Satu rumah hanya bisa dihuni oleh satu keluarga utuh saja. Ruangan kamar anak akan diletakkan dilahan paling depan (terdekat) dengan jalan utama, dan ruangan kamar orang tua berada di belakang dari jalan utama.
Konsep Tata Ruang
Rumah Osing tidak memiliki jendela, sehingga sirkulasi udara dan pencahayaan kurang. Pola ruang dalam sejajar, mulai dari pintu masuk depan yang berada ditengah dan membagi sisi rumah secara simetris. Bagian dalam rumah, terdiri dari bale, jrumah, dan pawon. Pada bagian Bale, masih bisa dijangkau oleh tamu luar dan untuk pencahayaan cukup terang. Pada bagian jrumah atau inti rumah, hanya bisa diakses oleh penghuni dan kerabat karena sifatnya pribadi. Pencahayaan di ruangan ini gelap. Pada bagian pawon atau dapur, pencahayaan bisa masuk pada pintu belakang sehingga cukup terang. Selain untuk memasak, dapur juga memiliki fungsi untuk mempersiapkan acara selamatan penduduk. Pada zaman dahulu, masyarakat suku Osing sering menyimpan lumbung padi di depan rumah, karena sering terjadi pencurian di zaman sekarang lumbung padi tersebut dipindahkan ke pawon. Bagian luar rumah terdiri atas, halaman depan, amper, ampok dan halaman samping. Amper atau ampiran berfungsi untuk menerima tamu atau biasa disebut teras rumah. Ampok adalah ruang tambahan yang ada di samping serambi rumah, Mempunyai fungsi sebagai ruang transisi dari luar dan dalam rumah.
Atap
Atap rumah bagi masyarakat suku Osing, melambangkan suatu kasta. Atap rumah Osing terbagi menjadi atap tikel balung, baresan, dan cerocogan. Atap tikel balung mempunyai ciri beratap empat, hal ini melambangkan bahwa penghuninya sudah mapan. Atap cerocogan memiliki atap dua, yang melambangkan bahwa penghuninya adalah keluarga muda (muda-mudi yang baru saja menikah) atau keluarga yang ekonominya relatif rendah. Atap baresan memiliki atap tiga yang melambangkan bahwa pemiliknya sudah mapan, secara materi berada di bawah rumah bentuk tikel balung.
Bentuk Dasar
Pondasi utama rumah Osing berupa susunan rangka empat tiang kayu. Susunannya tanpa menggunakan paku, tetapi menggunakan paju (pasak pipih). Kay diperoleh langsung dari hutan sekitar Desa Kemiren. Jenis kayu yang digunakan di antaranya kayu bendo, tanjang risip, dan cempaka. Atap ditutup menggunakan genting, dan alasnya masih berlantai tanah. Dinding samping dan belakang rumah Osing terbuat dari anyaman bambu (gedheg). Pada rumah Osing yang masih asli, bagian depan menggunakan gebyog dari papan kayu dilengkapi roji sebagai lubang ventilasi dan pencahayaan, sedangkan dindingnya menggunakan gedheg pipil serta sama sekali tidak memiliki jendela. Dinding dan partisi rumah yang sudah mengalami perubahan menggunakan gedheg langkap tanpa jendela, sedangkan bagian depan sudah menggunakan kaca. Ornamen yang sering digunakan pada hiasan rumah Osing adalah motif flora (peci-ringan, anggrek, ukel kangkung, ukel anggrek, dan ukel pakis) dan geometris (slimpet dan kawung). Ornamen tersebut dipasang pada doplag, ampig-ampig, gebyog (bale dan jrumah) dan roji.
Pihak dan peran
Perancang dan pelaksana belum diringkas dalam tabel ini. Nama dan perannya mungkin disebut dalam uraian sumber; baca sesuai konteksnya.
Atribusi berlaku pada fase yang disebut. Pemesan, perancang, pelaksana, dan pembangun mempunyai peran berbeda.
Riwayat perubahan
Riwayat dalam arsip sumber
Teks dari Arsitektur Indonesia · Wikipedia · bahasa Indonesia
Kilas Sejarah
Suku Osing merupakan keturunan raja Blambangan yang berdiri pada abad 18-20. Deretan sejarahnya adalah sebagai berikut:
Raja Wiraraja (Majapahit) adalah pendiri Kerajaan Blambangan. Kerajaan Blambangan sempat menjadi rebutan antara kerajaan di Bali, Pasuruan dan Mataram Islam.
Pada tahun 1965, rakyat Banyuwangi banyak yang menjadi korban serangan dari PKI. Lagu genjer-genjer adalah kilas kisah yang menggambarkan kejadian waktu itu.
Pada tahun 1998, banayak tersebar tentang isu tentang ilmu hitam, warga yang memiliki ilmu sakti menjadi korban. Sejarah mengabadikannya di desa Kemiren, yang menjadi ciri adalah pohon durian merah.
Belum tersedia informasi bersumber untuk bagian ini.
Ukuran dan sistem
Keterangan bahan dan sistem mengikuti uraian sumber terpilih. Ukuran, nama perancang, tahun pembangunan, dan klaim kinerja yang belum diperiksa silang tidak dimasukkan sebagai data tersendiri.
Ukuran belum diringkas dalam tabel ini. Baca angka pada uraian sumber bersama definisi, fase, dan lingkupnya.
Dokumentasi dan sumber
Edisi sumber dan hak penggunaan
Kontributor Wikipedia bahasa Indonesia — Rumah Osing. Revisi 28976334. Markup, tabel, daftar, media, catatan kaki, kutipan panjang, dan bagian nonnaratif dihilangkan. Templat format/bahasa dan angka-satuan sederhana dipertahankan sebagai nilai literal sumber, templat lain dihilangkan; urutan paragraf sumber dipertahankan. Seleksi dan ringkasan merupakan adaptasi independen berlisensi CC BY-SA 4.0.
Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 ↗
Ringkasan berbahasa Indonesia disusun dari nama, lokasi, kategori, dan istilah arsitektur pada catatan sumber. Teks sumber berbahasa Indonesia mengikuti ketentuan penggunaan yang tercantum di atas. Penelaahan ahli independen belum tercatat.
Riwayat penulis dan kontributor sumber ↗ · revisi 28976334. Teks yang diadaptasi pada profil ini mengikuti CC BY-SA 4.0. Kategori sumber bukan penetapan cagar budaya.
Lingkup identitas: Artikel sumber mengidentifikasi Rumah Osing sebagai bentuk atau tipologi arsitektur. Profil membahas konsep arsitektur dan variasinya dalam konteks Indonesia; bukan satu bangunan contoh atau klaim asal yang eksklusif.
Status sumber: Artikel ensiklopedia kolaboratif; bukan rekaman penetapan pemerintah · Klasifikasi sumber: Kategori artikel; bukan rating bangunan. Tanggal penetapan bukan tanggal konstruksi.
Tanggal atau versi data sumber: 2026-02-19T17:54:29Z.
- Adaptasi ensiklopedia kolaboratif; penelaahan ahli independen belum tercatat. Rujukan eksternal dalam artikel bukan sumber yang dinyatakan telah dibaca oleh Arsitektur.
- Pemilihan paragraf dan pengelompokan bagian mempertahankan teks sumber; markup, templat, tabel, media, dan bagian nonnaratif dihilangkan. Teks serta adaptasinya mengikuti CC BY-SA 4.0.
Dasar informasi
- Wikipedia bahasa Indonesia · Rumah Osing · revisi 28976334 ↗Kontributor Wikipedia · diakses pada 2026-10-15 · dokumen 2026-02-19T17:54:29Z
Disusun oleh Arsitektur. Penelaahan ahli independen tidak diklaim.
Perubahan isi: 2026-10-17. Tanggal ini tidak menyatakan survei fisik, tanggal dokumen, atau penelaahan independen.