Rumah Panggang Pe
Rumah Panggang Pe atau juga disebut sebagai Rumah Cakrik adalah salah satu rumah adat yang berasal dari budaya Etnis Jawa, khususnya yang berada di Jawa Tengah. Arti nama Panggang Pe sendiri terdiri dari dua kata, yakni panggang dan ape yang secara harfiah (dalam Bahasa Indonesia) berarti 'dijemur'.
- Jenis objek
- Tipologi
- Fungsi
- Hunian (kategori penelusuran)
- Masa tercatat
- Belum diringkas dari riwayat sumber
- Kondisi dan status
- Kondisi mutakhir belum dinilai
Identitas dan tapak
Rumah Panggang Pe dicatat dalam lingkup Indonesia. Lokasi yang dinyatakan sumber: Jawa Tengah, Indonesia. Lokasi Indonesia didukung pernyataan negara pada identitas Wikidata yang dicocokkan dengan artikel sumber.
- Nama utama
- Rumah Panggang Pe
- Lokasi
- Jawa Tengah, Indonesia · Bangunan di Indonesia
- Nama lain dalam sumber
- Q65210356; ID2773227
- Klasifikasi sumber
- hunian · nomor ID2773227
- Dasar kondisi
- Tidak dilakukan survei fisik. Uraian dan kategori artikel tidak otomatis menjadi penetapan warisan atau bukti kondisi saat ini.
Ruang dan fungsi
Profil ini membahas tipologi arsitektur. Kategori fungsi untuk penelusuran: hunian. Penggunaan ruang dan perubahannya dapat dibaca dalam teks sumber terpilih. Kategori ini tidak memastikan fungsi operasional saat ini.
Membaca arsitektur
Uraian sumber mencakup bentuk dan susunan tingkat, atap atau kubah, tiang atau struktur penyangga, dinding atau fasad. Baca rincian bentuk dan ruang bersama keterangan fase dalam artikel sumber. Unsur-unsur itu dapat berasal dari masa yang berbeda. Teks terpilih tersedia di bawah untuk menelusuri dasar informasinya.
Deskripsi fisik dalam sumber
Teks dari Arsitektur Indonesia · Wikipedia · bahasa Indonesia
Pembuka
Rumah Panggang Pe atau juga disebut sebagai Rumah Cakrik adalah salah satu rumah adat yang berasal dari budaya Etnis Jawa, khususnya yang berada di Jawa Tengah. Arti nama Panggang Pe sendiri terdiri dari dua kata, yakni panggang dan ape yang secara harfiah (dalam Bahasa Indonesia) berarti 'dijemur'. Asal nama ini karena pada zaman dahulu Rumah Panggang Pe berfungsi untuk menjemur barang-barang komoditas hasil pertanian, seperti daun teh, ketela dan sebagainya.
Rumah Panggang Pe juga dianggap sebagai salah satu rumah adat Jawa yang paling sederhana dari segi arsitektur, karena rumah ini lebih didominasi oleh tiang-tiang daripad tembok. Rumah Panggang Pe juga biasanya berbentuk bujur sangkar atau persegi, rumah Panggang Pe juga memiliki empat hingga enam tiang penyangga tiang utama atau yang disebut sebagai saka, jumlah tiang-tiang itu dibagi antara sisi depan dan belakang rumah. Tiang-tiang yang menyangga sisi belakang rumah biasanya dibuat lebih panjang karena sisi belakang rumah biasanya lebih tinggi dan sisi depan dibuat lebih miring.
Rumah Panggang Pe juga tidak hanya terdapat di Jawa Tengah, tetapi juga menyebar hingga Banten. Namun Rumah Panggang Pe yang ada di Banten tidak terlalu memiliki arsitektur yang berbeda dengan yang terdapat di Jawa Tengah. Keberadaan rumah Panggang Pe di Banten kemungkinan ada hubungannya dengan pengaruh kekuasaan kerajaan-kerajaan Jawa seperti Demak dan Mataram.
Variasi Bentuk Rumah
Meskipun menjadi rumah adat Jawa yang paling sederhana, tetapi Rumah Panggang Pe juga memiliki bentuk dan varian yang beragam, sehingga rumah ini menjadi lebih menarik dan khas. Berikut ini adalah beberapa varian yang biasa terdapat dalam Rumah Panggang Pe.
Rumah Panggang Pe Pokok. Varian ini adalah varian Rumah Panggang Pe yang paling dasar, bentuk rumah ini memiliki empat tiang utama yang terdapat pada setiap empat sudut rumah.
Rumah Panggang Pe Gedhang Salirang. Varian ini sebenarnya adalah gabungan dari dua rumah Panggang Pe, salah satu rumah sengaja dibentuk lebih tinggi dari yang lainnya. Rumah yang lebih tinggi dibuat terlebih dahulu, setelah itu di bagian lainnya kemudian dibangun rumah yang lebih rendah dengan satu tiang penyangga (saka).
Rumah Panggang Pe Empyak Satangkep. Varian ini sebenarnya mirip dengan varian gedang salirang, yakni terdiri dari dua rumah Panggang Pe yang disatukan. Namun yang membedakan varian Empyak Satangkep dengan Gedang Salirang adalah varian Empyak Satangkep terdiri dari dua rumah yang bentuk dan ukurannya sama persis. Cara membnuat rumah Panggang Pe varian ini adalah, kedua rumah dibangun berhadapan dan kemudian direkatkan (dalam Bahasa Jawa disebut dengan digathukkake) dan kemudian dikuatkan dengan tiang (saka). Bila dilihat dari jauh varian rumah ini terlihat seperti memilki wuwung atau atap yang menyatu.
Rumah Panggang Pe Gedhang Satangkep. Varian ini merupakan gabungan dari dua rumah Panggang Pe varian gedhang salirang. Sementara cara pembuatan rumah Panggang Pe varian gedhang satangkep sama dengan pebuatan Panggang Pe Empyak Satangkep, yakni dengan membuat dua rumah dengan bentuk dan ukuran yang sama dan kemudian disatukan dan diperkuat dengan tiang utama (saka).
Rumah Panggang Pe Cere Gancet. Varian ini seperti halnya Panggang Pe Gedhang Satangkep, yakni terdiri dari dua rumah Panggang Pe Gedhang Salirang. Namun yang membedakan varian ini dengan Panggang Pe Gedhang Sarangkep adalah dua rumah Panggang Pe Gedhang Salirang yang dibangun disatukan dibagian belakangnya.
Rumah Panggang Pe Trajumas. Varian ini terbilang sebagai varian yang unik, karena hanya menggunakan tiga tiang (pengeret), hal ini berbeda dengan rumah Panggang Pe yang bisasnya menggunakan lebih dari tiga tiang.
Rumah Panggang Pe Barengan. Varian ini seperti namanya, ini terdiri dari banyak rumah Panggang Pe yang dibangun berderet, sehingga terlihat seperti barisan rumah Panggang Pe yang sedang "mengantre".
Fungsi Rumah
Karena arsitekurnya yang sederhana dan proses pembuatannya yang tidak terlalu rumit, Rumah Panggang Pe biasanya difungsikan untuk hal-hal yang sederhana, seperti untuk mejemur hasil pertanian, ataupun pula untuk manusia bisa untuk berlindung sementara dari angin, terik matahari, hujan ataupun cuaca dingin, seperti halnya rumah pada umumnya. Selain sebagai tempat menyimpan hasil pertanian dan berteduh, Rumah Panggang Pe juga mengalami perkembangan dan dapat berfungsi sebagai rumah makan, pos ronda, atau kios sederhana atupun juga pabrik, tetapi pabrik yang digunakan biasanya baru sebatas home industry sehingga tidak bisa digunakan untuk melakukan proses produksi massal yang besar.
Panggang Pe di Banten
Pengaruh budaya Jawa dalam hal arsitektur perumahan juga menyebar hingga ke Banten, salah satu dari pengaruh itu adanya keberadaan Rumah Panggang Pe di daerah Cilegon, Banten. Seperti halnya di Jawa Tengah, Rumah Panggang Pe di Banten juga memiliki bentuk dan arsitektur yang terlalu berbeda. Bentuk paling umum dari Rumah Panggang Pe yang ada di Banten adalah bentuk Panggang Pe Pokok (orang Banten menyebutnya sebagai Panggang Pe undak usuk, yakni atap rumah bagian belakang dibuat lebih tinggi dibanding bagian depan). Bagi orang Banten rumah Panggang Pe undak usuk memiliki makna filosofis yakni Wong Tue Ngayomi Anak, yang artinya orang tua mengayomi anak-anaknya.
Selain itu juga terdapat Panggang Pe di Banten juga membangunnya dalam varian Panggang Pe Barengan, yang artinya mereka membangun rumah-rumah Panggang Pe dengan berjajar. Namun yang membedakannya adalah rumah Panggang Pe Barengan di Banten dibangun menyamping, sehingga rumah satu dengan yang lainnya berhimpitan dengan rumah di kanan atau kirinya, hanya dibatasi dengan satu tembok saja, orang Banten menyebutnya sebagai nggentep. Biasanya rumah yang berhimpitan itu adalah rumah orang tua dan anaknya, hal ini terkait dengan budaya patrenial yang masih tinggi.
Pihak dan peran
Perancang dan pelaksana belum diringkas dalam tabel ini. Nama dan perannya mungkin disebut dalam uraian sumber; baca sesuai konteksnya.
Atribusi berlaku pada fase yang disebut. Pemesan, perancang, pelaksana, dan pembangun mempunyai peran berbeda.
Riwayat perubahan
Belum tersedia informasi bersumber untuk bagian ini.
Ukuran dan sistem
Keterangan bahan dan sistem mengikuti uraian sumber terpilih. Ukuran, nama perancang, tahun pembangunan, dan klaim kinerja yang belum diperiksa silang tidak dimasukkan sebagai data tersendiri.
Ukuran belum diringkas dalam tabel ini. Baca angka pada uraian sumber bersama definisi, fase, dan lingkupnya.
Dokumentasi dan sumber
Edisi sumber dan hak penggunaan
Kontributor Wikipedia bahasa Indonesia — Rumah Panggang Pe. Revisi 30021553. Markup, tabel, daftar, media, catatan kaki, kutipan panjang, dan bagian nonnaratif dihilangkan. Templat format/bahasa dan angka-satuan sederhana dipertahankan sebagai nilai literal sumber, templat lain dihilangkan; urutan paragraf sumber dipertahankan. Seleksi dan ringkasan merupakan adaptasi independen berlisensi CC BY-SA 4.0.
Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 ↗
Ringkasan berbahasa Indonesia disusun dari nama, lokasi, kategori, dan istilah arsitektur pada catatan sumber. Teks sumber berbahasa Indonesia mengikuti ketentuan penggunaan yang tercantum di atas. Penelaahan ahli independen belum tercatat.
Riwayat penulis dan kontributor sumber ↗ · revisi 30021553. Teks yang diadaptasi pada profil ini mengikuti CC BY-SA 4.0. Kategori sumber bukan penetapan cagar budaya.
Lingkup identitas: Artikel sumber mengidentifikasi Rumah Panggang Pe sebagai bentuk atau tipologi arsitektur. Profil membahas konsep arsitektur dan variasinya dalam konteks Indonesia; bukan satu bangunan contoh atau klaim asal yang eksklusif.
Status sumber: Artikel ensiklopedia kolaboratif; bukan rekaman penetapan pemerintah · Klasifikasi sumber: Kategori artikel; bukan rating bangunan. Tanggal penetapan bukan tanggal konstruksi.
Tanggal atau versi data sumber: 2026-10-02T16:19:38Z.
- Adaptasi ensiklopedia kolaboratif; penelaahan ahli independen belum tercatat. Rujukan eksternal dalam artikel bukan sumber yang dinyatakan telah dibaca oleh Arsitektur.
- Pemilihan paragraf dan pengelompokan bagian mempertahankan teks sumber; markup, templat, tabel, media, dan bagian nonnaratif dihilangkan. Teks serta adaptasinya mengikuti CC BY-SA 4.0.
Dasar informasi
- Wikipedia bahasa Indonesia · Rumah Panggang Pe · revisi 30021553 ↗Kontributor Wikipedia · diakses pada 2026-10-15 · dokumen 2026-10-02T16:19:38Z
Disusun oleh Arsitektur. Penelaahan ahli independen tidak diklaim.
Perubahan isi: 2026-10-17. Tanggal ini tidak menyatakan survei fisik, tanggal dokumen, atau penelaahan independen.